|
Pusdiklat Selenggarakan Pelatihan Legal Drafting |
|
|
|
Jumat, 30 Juli 2010 |
|
”Saudara-saudara sebagai staf Sekretariat Negara yang melayani Presiden dan Wakil Presiden hendaknya selalu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk mendukung tugas dan fungsi kalian. Dalam penyusunan suatu peraturan perundang-undangan, Sekretariat Negara turut serta dari tahap penyiapan sampai penyelesaiannya. Idealnya, suatu peraturan perundang-undangan yang telah disahkan tidak diajukan gugatan judicial review oleh masyarakat baik sebagian maupun keseluruhan dari materi peraturan perundang-undangan tersebut.”, pesan Suripto, S.H.,M.H., Kepala Pusdiklat Sekretariat Negara saat pembukaan pelatihan Legal Drafting Angkatan ke-3 (26/7).
Pelatihan Legal Drafting diselenggarakan pada tanggal 26 s.d. 30 Juli 2010 dibuka secara resmi di Ruang Auditorium Pusdiklat Sekretariat Negara diikuti 20 pejabat di lingkungan Sekretariat Negara.
Materi pelatihan Legal Drafting sedikit berbeda dengan pelatihan tahun-tahun sebelumnya. Apabila tahun lalu pelatihan memfokuskan pembekalan peserta tentang bagaimana menyusun dan menganalisis Rancangan Undang-undang saja maka pelatihan saat ini menitikberatkan penyusunan peraturan perundangan lainnya termasuk Peraturan Presiden, Peraturan Menteri serta Surat Keputusan Presiden atau Surat Keputusan Menteri, dengan materi tambahan kontrak dan perjanjian internasional. Hal ini karena sebagian besar peserta pelatihan berasal dari berbagai unit kerja yang tidak menangani penyusunan perundang-undangan.
Pelatihan menghadirkan pula para pejabat antara lain pejabat dari Kedeputian Mensesneg Bidang PUU, Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, Staf Ahli Mensesneg Bidang Hukum dan pejabat Kemenkumham. Para pakar/praktisi yang menjadi narasumber antara lain Prof. Hikmahanto Juwana dan Sony Maulana S.
Materi pelatihan meliputi peran dan Kewenangan Sekretariat Negara, proses pembentukan peraturan perundang-undangan, teknik dan metode penyusunan, ragam bahasa, praktek penyusunan peraturan peundangan-undangan beserta pelaksanaan lainnya dan penyusunan kontrak.
Pelatihan legal drafting diselenggarakan bersamaan dengan pelatihan bahasa Inggris TOEFL dan IELTS serta Ujian Dinas Tingkat I PNS Sekretariat Negara. Pelatihan TOEFL bertujuan meningkatkan skor nilai TOEFL pegawai agar memenuhi syarat mengikuti pelatihan luar negeri, sedangkan pelatihan IELTS untuk meningkatkan skor nilai agar memenuhi syarat pendidikan pasca sarjana luar negeri. Sedangkan Ujian Dinas Tingkat I diikuti PNS Sekretariat Negara Golongan IId yang akan naik pangkat/golongan menjadi Golongan IIIa (SF/DT/300710).
|