Keterangan Pers Presiden Republik Indonesia usai Pertemuan Bilateral dengan PM Kerajaan Tailan dalam Kunjungan Resmi PM Kerajaan Tailan ke Indonesia
Yang saya hormati, Yang Mulia Perdana Menteri Anutin Charnvirakul;
Para Menteri, anggota Delegasi Tailan dan Indonesia;
Rekan-rekan media yang saya hormati;
Saudara-saudara sekalian.
Pertama-tama, saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yang Mulia Perdana Menteri Anutin beserta delegasi yang telah hadir hari ini di Jakarta untuk kunjungan kenegaraan [resmi] dan Leaders’ Consultation between Indonesia and Thailand yang kedua, the Second Leaders’ Consultation Indonesia and Thailand.
Kunjungan ini memiliki makna yang penting. Pertama, karena baik Indonesia dan Tailan adalah pendiri daripada ASEAN. Juga kita, ekonomi kita kedua adalah ekonomi yang besar sehingga hubungan antara kita sangat memengaruhi keadaan di Asia Tenggara.
Juga, kunjungan resmi ini adalah kunjungan pertama Perdana Menteri Tailan setelah 15 tahun. Jadi setelah 15 tahun, ini kunjungan resmi yang pertama. Selanjutnya, ini merupakan Leaders’ Consultation, ya, konsultasi pemimpin-pemimpin kedua sejak Indonesia dan Tailan meningkatkan status hubungan bilateral kita menjadi kemitraan strategis, tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa kemitraan Indonesia dan Thailand terus berkembang dan berorientasi ke masa depan.
Hadirin yang saya hormati,
Dalam pertemuan kita, kami telah membahas secara mendalam berbagai isu bilateral, regional, dan global. Sebagai negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Tailan memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga perdamaian, stabilitas, keamanan, serta menciptakan kemakmuran bersama di kawasan ini.
Di tengah meningkat ketidakpastian global, semakin kompleksnya tantangan keamanan nontradisional, Indonesia dan Tailan harus terus memainkan peran kepemimpinan dalam memperkuat ketahanan dan relevansi ASEAN. Untuk itu, kami sepakat mempererat kerja sama politik dan keamanan, khususnya dalam berbagai bentuk kejahatan transnasional, termasuk dalam penanganan online scam.
Saya menyampaikan apresiasi, terima kasih saya atas nama bangsa Indonesia kepada Pemerintah Tailan atas bantuannya dan kerja sama yang erat yang telah membantu fasilitasi pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban online scam. Jumlahnya cukup besar, mendekati hampir seribu warga negara Indonesia. Ini bantuan yang sangat berarti, ini membuktikan eratnya hubungan antara Indonesia dan Tailan.
Sekali lagi, Yang Mulia, atas nama bangsa negara Indonesia saya ingin ucapkan terima kasih dan apresiasi saya yang sebesar-besarnya. Ke depan, kami sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam pertukaran informasi dan intelligence, juga kerja sama investigasi bersama. Selanjutnya, pelacakan aliran keuangan, selanjutnya koordinasi penegakan hukum untuk membongkar jaringan kejahatan transnasional.
Kami juga mendukung pengembangan Transnational Referral Mechanism (TRM) sebagai sebuah terobosan untuk mempercepat perlindungan identifikasi dan pemulangan korban kejahatan transnasional secara aman dan bermartabat. Kami mendorong untuk terus optimalkan mekanisme yang ada bagi penguatan kerja sama isu-isu keamanan dan pertahanan, termasuk melalui Indonesia-Thailand High Level Committee dan Indonesia-Thailand Security Dialogue.
Hadirin sekalian,
Kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral kita. Kami optimis target perdagangan sebesar US$20 miliar pada tahun 2030 dapat dicapai melalui implementasi Roadmap Kemitraan Strategis. Kami juga sepakat memperluas investasi, meningkatkan akses pasar, mempererat kemitraan antarpelaku usaha, antara lain dengan menyelenggarakan Joint Trade Commission (JTC) yang pertama kali dalam sejarah, sebagai mekanisme untuk membahas peluang bisnis dan mengatasi berbagai hambatan perdagangan. Kita juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang ketahanan pangan terkait teknologi pertanian, logistik, pengolahan pangan hingga ketahanan rantai pasok.
Di bidang energi, kami mendorong penyelenggaran Indonesia-Thailand Energy Forum untuk penguatan ketahanan energi dan akselerasi transisi menuju energi berkelanjutan, melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha. Di tengah transformasi ekonomi global, Indonesia dan Tailan juga berkomitmen memperkuat kerja sama di bidang ekonomi digital, termasuk pemanfaatan Local Currency Transaction (LCT) untuk efisiensi dalam perdagangan dan investasi. Dengan keunggulan masing-masing di sektor industri halal, Indonesia dan Tailan dapat saling mendukung dalam membangun rantai nilai industri halal regional dan global.
Di bidang konektivitas, kami menyambut baik pembukaan rute baru penerbangan langsung Jakarta-Bangkok serta Denpasar-Phuket yang diharapkan semakin mempererat hubungan masyarakat kedua negara.
Saudara-saudara sekalian yang saya hormati,
Pertemuan hari ini juga menghasilkan sejumlah capaian konkret, yaitu adopsi Roadmap Kemitraan Strategis Indonesia dan Tailan 2026-2030 sebagai panduan bersama untuk memperkuat kerja sama bilateral ke depan. Kedua, MoU (Memorandum of Understanding) di bidang pendidikan untuk mempererat kerja sama pengembangan sumber daya manusia kedua negara.
Kami juga menyambut baik komitmen kerja sama dan investasi dari sektor swasta, yaitu MoU antara Tourism Authority of Thailand dan TransNusa di bidang pariwisata dan konektivitas. MoU antara BioAxel dan ProConsilium terkait proyek pengolahan sampah organik.
Rekan-rekan sekalian,
Perdana Menteri Anutin dan saya juga bertukar pandangan mengenai berbagai perkembangan regional dan global. Kami menegaskan kembali pentingnya menjaga persatuan dan sentralitas ASEAN sebagai fondasi perdamaian, stabilitas, dan kemampuan ASEAN. Terkait Myanmar, kami sepakat mendukung upaya ASEAN untuk mendorong implementasi Five-Point Consensus melalui dialog yang inklusif, penghentian kekerasan, dan peningkatan akses kemanusiaan. Indonesia dan Tailan akan terus bekerja sama mendorong ASEAN untuk memainkan peran yang konstruktif dalam mendukung terciptanya perdamaian yang berkelanjutan di Myanmar. Kami juga bertukar pandangan mengenai perkembangan di Timur Tengah dan menegaskan pentingnya penyelesaian konflik melalui dialog diplomasi, serta penghormatan kepada hukum internasional.
Yang Mulia Perdana Menteri Anutin,
Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih atas kunjungan Yang Mulia, atas komitmen kita bersama untuk memperkuat hubungan kedua negara kita. Saya yakin, Indonesia dan Tailan akan terus memastikan kemitraan strategis ini akan membawa manfaat nyata bagi kemakmuran rakyat kedua negara kita.
Pada kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yang Mulia dan Pemerintah Kerajaan Tailan atas tanda kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan yang akan dianugerahkan kepada saya. Penghargaan ini, di luar dugaan saya dan saya anggap sebagai cerminan dari kepercayaan, persahabatan, saling menghormati, dan eratnya hubungan antara Indonesia dan Tailan.
Terima kasih.