Sambutan Presiden pada Peresmian 3.395 Jembatan TNI Polri dan 3.000 Sumber Air Bersih TNI AD
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat siang,
Salam sejahtera bagi kita sekalian,
Syalom,
Salve,
Om swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam kebajikan.
Yang saya hormati, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak beserta jajaran pimpinan Angkatan Darat dan seluruh anggota TNI yang saya hormati, yang saya banggakan, di mana pun engkau berada;
Yang saya hormati, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran perwira-perwira pimpinan Kepolisian di seluruh tanah air beserta anggotanya, di mana pun engkau sedang bertugas;
Menteri Sekretaris Negara, Saudara Prasetyo Hadi;
Sekretaris Kabinet RI, Letkol Infanteri Teddy Indra Widjaya;
Yang saya hormati, Gubernur Banten Saudara Andra Soni beserta Forkopimda Banten yang hadir;
Yang saya hormati, Bupati Lebak Saudara Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya;
Yang saya hormati, Bupati Pandeglang Saudari Raden Dewi Setiani;
Yang saya banggakan, seluruh prajurit TNI dan anggota Polri di mana pun engkau bertugas;
Yang saya hormati, perwakilan masyarakat penerima manfaat serta seluruh hadirin, undangan, di mana pun engkau berada.
Tentunya, sebagai insan yang bertakwa, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Mahabesar, Tuhan Mahakuasa, bagi umat Islam Allah Swt., atas segala karunia kebaikan yang telah diberikan kepada kita semua, atas kesehatan dan napas yang masih diberikan kepada kita sehingga kita dapat berjumpa pada siang hari ini.
Saudara-saudara yang berkumpul di Kabupaten Lebak dan di Bekasi,
Hari ini kita resmikan 339 jembatan, saya maaf, 3.395 jembatan yang telah dibangun oleh TNI dan Polri, dan 3.000 sumber air bersih yang telah dibangun oleh TNI Angkatan Darat.
Saudara-saudara sekalian,
Atas nama pemerintah, atas nama seluruh rakyat Indonesia, dan atas nama pribadi, saya ingin menyampaikan penghargaan saya dan ucapan terima kasih saya kepada Kepala Staf Angkatan Darat dan kepada Kapolri, juga kepada pejabat-perjabat di Angkatan Darat dan di Polri, dan seluruh anggota TNI dan seluruh anggota Polri. Saya bangga dengan Saudara-saudara sekalian, Saudara-saudara telah menjalankan suatu misi, misi pengabdian, misi bakti kepada rakyat.
Saudara-saudara,
Ini bukti bahwa sungguh-sungguh TNI adalah tentara rakyat, dan Polri sungguh-sungguh adalah polisi rakyat. Ini yang harus kita ingat selalu. Saudara bukan tentara biasa, Saudara bukan polisi biasa, Saudara-saudara adalah tentaranya rakyat, polisinya rakyat, lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, memberi yang terbaik untuk rakyat, dan pada akhirnya, Saudara juga akan kembali kepada rakyat.
Saudara-saudara,
Hari ini saya bangga. Hari ini sungguh, saya terharu. Hari ini kita buktikan bahwa bangsa Indonesia itu bangsa yang bersatu sungguh-sungguh, bangsa yang gotong royong, bangsa yang mampu menggali kekuatan kita sendiri, untuk bekerja sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kebaikan rakyat. Saudara-saudara telah berinisiatif, sebelum sesungguhnya saya memberi instruksi, Saudara-saudara sudah bekerja, saya sudah monitor. Sekian tahun yang lalu, sejak saya menteri pertahanan, saya sudah monitor inisiatif-inisiatif yang dilakukan oleh Saudara-saudara sekalian. Jenderal Maruli, sebelum menjadi Kasad, sebelum menjabat jabatan yang tertinggi di Angkatan Darat, saya telah monitor, Saudara mengambil inisiatif-inisiatif yang baik.
Saudara-saudara sekalian,
Walaupun mungkin Saudara tidak merasa, tapi semua perbuatan baik, semua pengabdian yang baik oleh pribadi, oleh pejabat, oleh pemimpin, Itu sesungguhnya dimonitor, dipantau, dicatat, diingat oleh rakyat, ingat hal itu. Karena itu juga, saya kira bahwa seorang prajurit seperti Maruli Simanjuntak menjadi perwira pejabat tertinggi di Angkatan Darat, ya, itu pantas atas hasil karya dan pengabdiannya. Saya juga yakin, Jenderal Polisi Listyo mencapai puncak tertinggi di Kepolisian itu pantas karena prestasi, pengabdian, dan kemampuannya.
Hari ini, bagi saya hari ini, saya gunakan kesempatan ini, sekali lagi menyampaikan rasa bangga saya. Saya berterima kasih sebagai Presiden Republik Indonesia dan sebagai pribadi Prabowo Subianto, kita telah bahu-membahu. Saudara telah menangkap apa arti menjadi pemimpin. Saudara telah menangkap bagaimana bahagianya kalau kita bisa berbuat yang berarti untuk rakyat kita, apalagi rakyat kita yang paling terpencil, apalagi rakyat kita di desa.
Saudara-saudara,
Hari ini, Saudara telah melaporkan, telah melakukan ribuan usaha, dan di daerah-daerah yang tidak gampang. Rakyat sendiri mengakui, anak buahmu, prajuritmu, anggota Kepolisian telah bekerja siang-malam, siang-malam, di saat yang susah, dalam cuaca yang tidak mudah, Saudara telah mencapai hal-hal yang sangat mendasar. Mungkin kita bisa melakukan proyek-proyek yang lebih gemilang, yah, kita butuh investasi besar-besaran. Tapi kita baru mengerti, dan kita harus selalu mengerti, bahwa negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil, rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar, harus menikmati kualitas hidup yang baik. Saudara-saudara telah membantu rakyat kita mengatasi kesulitan mereka, yang tadinya berjalan berjam-jam, sekarang lebih mudah untuk mereka. Yang tadinya tidak dapat air atau sangat susah mendapat air, Saudara telah memberi manfaat kepada banyak rakyat kita.
Saya kira itu yang terpenting yang ingin saya sampaikan. Kepada seluruh rakyat Indonesia, hari ini Saudara lihat bukti sekali lagi, bahwa tentara Indonesia, TNI dan Kepolisian Indonesia tidak ada cita-cita lain, tidak ada kehendak lain, kecuali berbakti untuk rakyatnya, berbakti untuk negaranya. Saya kira ini yang membahagiakan saya. Banyak lagi proyek yang nanti saya akan resmikan. Proyek-proyek yang gemilang, proyek-proyek yang strategis, proyek-proyek yang membawa Indonesia menjadi negara modern maju, menjadi negara makmur.
Saudara-saudara,
Kita telah mencapai hal-hal yang sangat besar. Tetapi, hari ini adalah bukti bahwa kita, walaupun cita-cita kita besar, rencana kita besar, tapi kita tidak boleh lupa yang kecil-kecil.
Saudara-saudara sekalian,
Terima kasih sekali lagi, sampaikan, Kasad dan Kapolri, sampaikan rasa bangga saya, rasa hormat saya, rasa hormat saya kepada TNI dan kepada Polri. Saya bangga. Terima kasih sekali lagi.
Dan, dengan demikian, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Kamis, tanggal 13 Agustus 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, saya resmikan 3.395 jembatan TNI dan Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI Angkatan Darat yang telah dibangun untuk kepentingan rakyat Indonesia.
Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.