Sambutan Presiden RI - Pertemuan dengan Pelaku Usaha Kecil-Menengah, Jakarta, 25 November 2016

 
bagikan berita ke :

Jumat, 25 November 2016
Di baca 746 kali

SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PERTEMUAN DENGAN PELAKU USAHA KECIL-MENENGAH

ISTANA MERDEKA, JAKARTA

25 NOVEMBER 2016




Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh,

Selamat pagi,

Salam sejahtera bagi kita semuanya,


Bapak-Ibu dan Saudara-saudara sekalian yang saya hormati,


Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh pengusaha, baik yang mikro, kecil maupun yang menengah, yang pada siang hari ini hadir di sini.


Kita, pemerintah, sangat sadar betul betapa pentingnya pengembangan usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah.


Oleh sebab itu, pada kesempatan yang baik ini saya ingin meminta masukan-masukan, baik yang berkaitan dengan permodalan, baik yang berkaitan dengan pasar, dan mungkin yang berkaitan dengan produksi.


Karena apa pun, kita ingin mengembangkan, ingin memperkuat seluruh potensi dari usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah yang ada agar, ya kalo bisa, bisa kita bawa yang tengah menjadi besar, yang kecil menjadi menengah, yang mikro naik menjadi kecil. Saya kira keinginan-keinginan kita seperti itu.


Tapi, saya juga tahu bahwa sekarang ini kondisi ekonomi, terutama ekonomi dunia, memang tidak menguntungkan. Semua negara mengalami. Dan kita sendiri juga tertekan oleh pertumbuhan ekonomi dunia, perdagangan dunia yang juga tidak semakin baik, bahkan semakin lemah.


Tapi apa pun, saya kira dunia usaha sudah terbiasa dengan tantangan, terbiasa dengan rintangan-rintangan seperti itu.


Dan saya ingin pada siang hari ini mendapatkan masukan dari Bapak-Ibu dan Saudara-saudara semuanya.


Saya kira itu sebagai pengantar yang bisa saya sampaikan.


Dan saya kira sekarang, kayak modal, saya enggak tahu juga. Misalnya kayak KUR, itu di lapangan betul-betul sudah pada angka berapa? 9% enggak sih? Carinya gampang atau sulit misalnya ini permodalan? Kemudian pasar nanti seperti apa? Tolong saya diberikan masukan.


Saya kira itu sebagai pengantar.


Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

*****

Biro Pers, Media dan Informasi

Sekretariat Presiden