Sambutan Presiden RI pada Upacara Prasetya Perwira TNI/Polri 2012, Magelang, 12 Juli 2012
SAMBUTAN
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA UPACARA PRASETYA PERWIRA TENTARA NASIONAL INDONESIA DAN
PERWIRA POLISI REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2012
DI STADION SAPTA MARGA, AKADEMI MILITER, MAGELANG
PADA TANGGAL 12 JULI 2012
Â
Â
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Â
Salam sejahtera untuk kita semua,
Â
Para Perwira Remaja TNI dan Polri yang saya cintai dan saya banggakan,
Â
Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Dengan penuh rasa syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, pada hari
yang bersejarah dan istimewa ini, kita dapat menghadiri Upacara Prasetya
Perwira Tentara Nasional Indonesia dan Perwira Kepolisian Negara Republik
Indonesia Tahun 2012.
Saya ingin menggunakan kesempatan yang membahagiakan ini untuk menyampaikan
ucapan selamat kepada para Perwira Remaja TNI dan Polri yang baru saja saya
lantik. Para Perwira telah berhasil menyelesaikan pendidikan di Akademi TNI dan
Akademi Kepolisian dengan baik, dan mengantarkan Kalian menjadi seorang Perwira
Remaja yang siap mendarmabaktikan jiwa dan raga untuk bangsa dan negara
tercinta.
Secara khusus, saya ingin menyampaikan ucapan selamat kepada para Perwira
Remaja TNI yang selain dilantik menjadi Perwira, juga berhak menyandang gelar
Sarjana Sain Terapan Pertahanan. Dengan gelar kesarjanaan yang diraih, saya
yakin para perwira dapat mengemban tugas negara dengan lebih baik lagi, serta
lebih siap menghadapi
berbagai persoalan dan dinamika penugasan di dunia militer, yang semakin sarat
dengan ilmu pengetahuan dan teknologi maju.
Mulai hari ini dan ke depan, para perwira akan menjalani profesi di bidang
ketentaraan dan kepolisian, di tempat penugasan masing-masing di seluruh tanah
air. Oleh karena itu, persiapkan diri dengan baik, agar setiap penugasan yang
dibebankan dapat terlaksana dan berhasil dengan sukses. Kalian akan menempuh
perjalanan panjang dalam pengabdian sebagai seorang tentara dan polisi. Profesi
yang berat tetapi mulia, profesi yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan
pengetahuan, serta tidak pernah sepi dari ujian dan cobaan. Hanya mereka yang
kuat, teguh, sabar, dan ikhlas, dalam menjalankan tugaslah yang akan
benar-benar sukses termasuk yang akan mencapai puncak-puncak karier sebagaimana
yang dicita-citakan oleh para perwira semua.
Para Perwira Remaja yang saya cintai,
Prasetya Perwira TNI dan Polri merupakan tonggak awal dari darmabakti para
Perwira Remaja, untuk membaktikan diri kepada rakyat, bangsa, dan negara.
Sebagai perwira TNI, di pundak kalian terpikul beban tugas untuk mengawal dan
mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai perwira
Polri, kalian dituntut untuk memberikan rasa aman, ketertiban, dan ketentraman,
kepada masyarakat.
Para Perwira memulai penugasan sebagai Perwira Remaja TNI dan Polri di tengah dunia
yang sangat dinamis. Dunia yang menghadirkan berbagai bentuk ancaman dan
tantangan pertahanan dan keamanan yang semakin kompleks, dan mungkin belum
pernah terbayangkan di benak para perwira sekalian. Semakin bermunculannya non-
state actor dalam konstelasi dunia yang terus berubah, tentu menuntut para
perwira muda untuk memiliki pengetahuan dan pemahaman yang lebih luas di
berbagai bidang. Pada sisi lain, para Perwira harus lebih memahami bahwa
kebijakan negara dalam menghadapi persoalan dunia senantiasa mengedepankan
pendekatan yang bersifat damai, tapi aktif dan kontributif di dalam menemukan
solusi. Dewasa ini, sesuai amanah Undang Undang Dasar 1945 Indonesia aktif
berperan dan bekerja sama dengan negara-negara lain untuk mengatasi masalah
global, termasuk menjaga keamanan dan perdamaian dunia. Untuk itu, segenap
jajaran pertahanan dan keamanan kita nantinya, termasuk para perwira remaja,
harus siap mengemban tugas yang penuh tantangan itu.
Hadirin sekalian yang saya hormati,
Â
Saat ini dan ke depan, TNI sebagai komponen utama pertahanan negara akan menghadapi tantangan yang tidak ringan dan semakin kompleks. Kita mencermati potensi ketidakstabilan di kawasan regional yang tidak terlepas dari kepentingan,
Â
persaingan, dan ketegangan di antara negara-negara tertentu. Pada saat yang sama belanja militer negara-negara di kawasan, khususnya Asia juga cenderung meningkat, yang berdampak pada perubahan konstelasi kekuatan dan kemampuan militer di kawasan. Namun, dinamika perkembangan seperti itu harus pula dipandang sebagai konsekuensi logis dari perekonomian Asia yang terus tumbuh, negara-negara di Asia semakin mampu, membelanjakan anggaran yang lebih banyak untuk pertahanan negaranya.
Di Indonesia, juga sedang berlangsung hal yang sama. Selama beberapa waktu yang
lalu, karena keterbatasan anggaran, negara hanya mengalokasikan sedikit sumber
daya bagi anggaran pertahanan. Akibatnya postur pertahanan negara kita berada
pada tingkat yang sangat minimal. Alhamdulillah, saat ini ekonomi
Indonesia tumbuh baik, menjadi negara dengan perekonomian terbesar di Asia
Tenggara, dan bahkan nomor 16 di dunia. Dengan kemampuan yang makin tinggi,
pemerintah dapat mengalokasikan porsi anggaran nasional yang lebih besar untuk
kepentingan pertahanan dan keamanan kita. Oleh karena itu, pada kurun waktu 5 tahun ini, kita melaksanakan
pembangunan kekuatan dan modernisasi alutsista secara sangat signifikan.
Tujuan utama modernisasi alutsista yang kita lakukan semata-mata untuk
kepentingan dan tujuan yang mulia. Hakikatnya, untuk menegakkan kedaulatan
negara dan keutuhan wilayah Indonesia. Benar, bangsa Indonesia cinta damai,
tetapi kedaulatan dan keutuhan wilayah adalah harga mati. Postur militer dan
kepolisian yang kita bangun dan tingkatkan juga untuk meningkatkan kapasitas
TNI dalam melindungi perbatasan, untuk melawan ancaman transnasional, serta
untuk meningkatkan kontribusi dalam operasi pemeliharaan perdamaian di seluruh
dunia. Melalui modernisasi alutsista, kita juga menjadi lebih siap, baik dalam
melakukan operasi militer selain perang, maupun untuk melakukan berbagai
operasi khusus pertahanan dan keamanan. Seiring dengan modernisasi alutsista
yang sedang dilaksanakan, utamanya di jajaran TNI saat ini, tentu diperlukan
perwira-perwira muda yang andal, untuk mengawaki berbagai alutsista modern,
yang telah dan akan segera kita miliki. Persiapkan diri Kalian baik-baik, dan
asahlah terus pengetahuan dan kemampuan Kalian, agar bisa mengemban tugas-tugas
yang penting ini.
Para Perwira Remaja yang saya cintai dan saya banggakan,
Â
Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Â
Sebagaimana kita pahami bersama, saat ini di dunia kemiliteran, strategi, taktik, doktrin, dan sistem kesenjataan, terus berkembang dengan pesat seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan ini tentu berpengaruh terhadap corak dan karakter dari peperangan dan pertempuran, serta pendidikan dan pelatihan yang mesti dilakukan di masa kini dan masa mendatang. Di sisi lain, kita juga patut mencermati kompleksitas pengelolaan pertahanan dan keamanan nasional, seiring dengan munculnya berbagai isu universal, seperti hak asasi manusia, demokrasi, lingkungan hidup, good governance, dan isu-isu global lainnya. Semuanya  itu, menuntut kemampuan  dan   kesiapan segenap anggota TNI, untuk tetap dapat melaksanakan tugas pokok, seraya menghormati nilai dan tatanan yang berlaku secara universal tersebut.
Bagi para Perwira Remaja Polri, kalian semua harus memiliki kemampuan dan
profesionalisme untuk menangani berbagai bentuk pelanggaran hukum. Para Perwira
juga bertugas untuk memberantas tindak kejahatan, memelihara keamanan dan
ketertiban publik, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan
kepada masyarakat dengan baik. Ingat, di era global saat ini, kejahatan yang
harus ditumpas bukan hanya kejahatan tradisional, tetapi juga berbagai bentuk
kejahatan transnasional. Bentuk, pola, perilaku,
dan alat kejahatan, telah semakin beragam dan canggih. Karena itu, Polri harus
mampu mengungguli kemampuan para pelaku kejahatan, dan mampu menaklukkan
kecanggihan peralatannya. Semuanya itu menuntut kualitas sumber daya Polri yang
andal, cerdas, bermental kuat, serta menguasai perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi.
Para Perwira Remaja TNI dan Polri yang saya banggakan,
Â
Sejalan dengan apa yang telah saya sampaikan tadi, kepada para Perwira Remaja TNI, saya perintahkan agar Kalian terus memelihara, meningkatkan, dan mengaplikasikan keterampilan dan pengetahuan yang telah Kalian peroleh selama mengikuti pendidikan di Akademi. Dukung dan perkuat kapabilitas dan profesionalitas TNI, sebagai alat dan komponen utama pertahanan negara yang makin profesional, kuat, dan mandiri, sebagaimana yang diinginkan dan didambakan oleh seluruh rakyat Indonesia.
Kepada para Perwira Remaja Polri, saya instruksikan untuk selalu menjunjung
tinggi-menjunjung tinggi profesionalisme, serta bersikap antisipatif dan
responsif untuk menegakkan hukum dan mengatasi gangguan terhadap keamanan dan
ketertiban masyarakat. Cegah dan bebaskan tuduhan sejumlah pihak, bahwa seolah
Polri melakukan pembiaran atas tindakan kalangan masyarakat tertentu yang
melakukan kekerasan dan pelanggaran hukum. Berikan rasa aman, tentram, dan
tertib, di lingkungan masyarakat kita. Tugas Kalian sering berat dan kompleks.
Oleh karena itu, cegah penyimpangan dan tetaplah bertindak secara profesional
dan proporsional.
Akhirnya kepada para orangtua, baik yang hadir di sini maupun yang berada di tempat
masing-masing, saya mengucapkan selamat atas keberhasilan putra-putri Bapak-Ibu
sekalian. Iringilah dengan do'a, perjalanan para kesatria muda ini, agar
senantiasa sukses dalam karier, dan kelak menjadi pemimpin-pemimpin TNI dan
Polri yang andal, teguh, dan berhasil.
Kepada para dosen, pelatih, dan pengasuh dari jajaran Akademi TNI dan Akademi
Kepolisian, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya
atas kerja keras dan pengabdian Saudara-saudara dalam mendidik dan menggembleng
para Perwira Remaja yang dilantik hari ini.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, memberikan kemudahan, jalan yang
lapang, serta rahmat dan ridha-Nya, mengiringi derap langkah para pewira muda
dalam mengemban tugas negara yang mulia ini.
Selamat bertugas!
Terima kasih,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Asisten Deputi Naskah dan Penerjemahan,
Deputi Bidang Dukungan Kebijakan,
Kementerian Sekretariat Negara RI