Tim Biro GTK Setmilpres Verifikasi Usulan Satyalancana Wira Karya Kementerian Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Takalar, Sulsel
Selasa (28/5), Tim Verifikasi Biro Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (Biro GTK) Setmilpres menghadiri kegiatan verifikasi lapangan dalam rangka pengusulan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya untuk Bidang Kelautan dan Perikanan. Tanda kehormatan ini diusulkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dan akan diberikan kepada Pengawas Perikanan Tingkat Ahli Muda Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar, Khairil Jamal.
Kegiatan verifikasi lapangan tersebut diselenggarakan selama 3 hari mulai tanggal 27 s.d. 29 Mei 2024 dengan agenda utama menerima paparan dari calon penerima tanda kehormatan di Ruang Aula Balai Perikanan Budidaya Air Payau Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Selain itu, kegiatan kunjungan lapangan dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar dan Lokasi Budidaya Rumput Laut Gracilaria Desa Ujung Baji.
Heri Purwanto, Kepala Biro Personel TNI dan Polri Sekretariat Militer Presiden selaku Ketua Tim Verifikasi didampingi Tim Verifikasi Biro GTK Setmilpres menyampaikan sambutan dan penjelasan terkait terkait agenda Verifikasi Lapangan usulan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya. “Pelaksanaan verifikasi ini bukan kemauan kami, dari Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) selaku Sekretaris Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, juga bukan kemauan dari Sesmilpres melainkan berasal dari ketetapan proses untuk pengusulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK)”, ujar Heri.
Heri juga menjelaskan bahwa agenda kegiatan verifikasi lapangan usulan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya yang diusulkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, khususnya untuk calon penerima ditujukan untuk menggali data yang diperlukan sebagai bahan laporan kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.
“Kedatangan kami ke sini bukan merupakan ajang untuk menguji, tapi kita memperkuat apa yang diusulkan. Kita cek secara fisik di lapangan kemudian kita juga memverifikasi semua data dukung yang ada, mungkin dari kedatangan kita hari ini masih ada data dukung yang kurang kami minta kerja samanya untuk bisa membantu melengkapi data dukung yang dibutuhkan tersebut yang nantinya akan kita gunakan, khususnya kami sebagai tim untuk dilaporkan kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan dalam Sidang Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan”, ucap Heri.

Foto: Biro GTK Setmilpres
Heri juga menyampaikan bahwa baik tim dari Biro GTK Setmilpres maupun dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat menjadi promotor bagi calon penerima usulan tanda kehormatan tersebut. “Kalau dari awal ada yang mengusulkan calon menerima kemudian dari KKP menyeleksi, dan setelah diseleksi KKP menjadi promotor dari calon penerima, nanti setelah kami verifikasi ini, kami melakukan pengumpulan data atas apa yang sudah disampaikan untuk kami pertanggungjawabkan kepada Dewan GTK. Nanti pada saat Sidang Dewan GTK artinya kamilah yang akan menjadi promotor dari calon penerima tanda kehormatan tersebut sehingga fungsi-fungsinya akan menjadi bertahap. Harapannya apabila sudah kami rekomendasi, tidak akan patah di tengah jalan” pungkas Heri.
Setelah dilakukan paparan dan pendalaman materi terkait uraian jasa calon penerima penghargaan, kegiatan verifikasi ditutup dengan peninjauan lapangan pada Laboratorium Kultur Jaringan Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar serta lokasi Budidaya Rumput Laut Gracilaria Verrucosa di Desa Ujung Baji, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar. (Mashluchi Sundjaya-Biro GTK, Setmilpres)