Di Hadapan Mahasiswa ASM Santa Maria Semarang, Kemensetneg Glorifikasikan Kerja Mudah Karena Inovasi

 
bagikan berita ke :

Rabu, 06 November 2019
Di baca 5289 kali

Beragam langkah strategis terus dilakukan pemerintah dalam rangka mewujudkan visi pembangunan dalam lima tahun ke depan, yakni “Indonesia Maju, SDM Unggul”, salah satunya dengan berkolaborasi dengan para civitas academica dari seluruh Indonesia. Sebagai Ultimate Showcase of Indonesia, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Asisten Deputi Hubungan Masyarakat membuka ruang diskusi  dengan beragam institusi pendidikan di seluruh Indonesia.

Selasa (5/11), Asisten Deputi Hubungan Masyarakat menerima kunjungan dari Akademi Sekretaris Marsudirini (ASM) Santa Maria Semarang. Acara ini dilakukan dengan gaya diskusi santai antara narasumber, moderator, dan para mahasiswa.


Asdep Humas Kemensetneg, Eddy Cahyono Sugiarto beserta jajaran merespons positif kunjungan mahasiswa ASM di Kemensetneg dan menyebut kunjungan ini dapat menjadi salah satu upaya menebar semangat optimisme pencapaian Indonesia Maju sekaligus mendapatkan umpan balik dari para pemangku kepentingan serta bentuk pengenalan mahasiwa terhadap lingkungan kerja sesungguhnya. Lebih lanjut, Eddy menuturkan bahwa Kemensetneg merupakan tempat belajar yang baik dalam mendukung pengembangan SDM unggul di Indonesia, terutama dalam hal kesekretariatan.



“Kami optimis dengan talenta-talenta yang ada sekarang, kemajuan yang kita miliki ke depan insyaallah adik-adik semua bisa berperan penting dalam berbagai bidang pengabdian, baik di pemerintah, di korporasi, dan sebagainya. Semoga acara ini bisa menjadi inspirasi dan bekal dalam pengembangan inovasi   menghadapi dunia kerja,” ungkap Eddy dalam sambutannya.

Kerja mudah karena inovasi menjadi acuan utama Kemensetneg dalam mendukung kerja kerja Presiden dan Wakil Presiden, dengan inovasi melalui deregulasi, debirokratisasi dan digitalisasi menjadikan kerja lebih efisiensi transparan dan akuntabel.

Inovasi memberikan kemudahan dalam melakukan suatu pekerjaan sehingga satu pekerjaan bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja serta dengan tempo yang lebih singkat.

Eddy menambahkan dengan inovasi, Kemensetneg menciptakan lingkungan kerja yang efektif, efisien, dan mudah, terutama terhadap pekerjaan yang berkaitan dengan dukungan teknis  kesekretariatan dan analisis kebijakan. “Di era Revolusi Industri 4.0, inovasi menjadi sebuah keniscayaan agar dapat survive ditengah perubahan yang berlangsung cepat karena  Inovasi memberikan solusi dari permasalahan yang kita serta relevan dengan upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik," tutur Eddy.

Selain itu, Eddy menjelaskan bahwa inovasi menjadi bagian dari komitmen Kemensetneg dalam menyongsong revolusi 4.0 yang penuh dengan kecanggihan teknologi, seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan Augmented/Virtual Reality.

Dalam penjelasannya, Eddy juga memotivasi para mahasiswa untuk melakukan inovasi yang bertujuan untuk memudahkan pekerjaan sehari-hari, mulailah dari lingkup yang kecil.

Para mahasiswa mengikuti acara dengan rasa antusias yang tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah mahasiswa yang aktif terlibat dalam diskusi santai dengan mengajukan pertanyaan kritis. Selain itu, para mahasiswa juga merasakan manfaat pengetahuan yang didapatkan setelah mengikuti kegiatan ini. “Menurut saya acara ini sangat menarik, di mana saya dapat meningkatkan kemampuan dan skill saya terkait kegiatan kesekretariatan,” ujar Monica Margaretha Saragih, salah satu mahasiswa ASM yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Di akhir acara, Kemensetneg dan Akademi Sekretaris Marsudirini Santa Maria Semarang saling bertukar cendera mata dan Majalah Setneg Inovasi sebagai kenang-kenangan. Kegiatan ini dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (PIP - Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0