Suasana Akhir Pekan di Kawasan GBK Lebih Tertib Dari Sebelumnya

Rabu, 24 Juni 2020

Masyarakat mulai memadati kawasan Gelora Bung Karno saat pintu masuk mulai dibuka pukul 05.00 WIB pada hari Sabtu, 20 Juni 2020 dan

Sambut Kenormalan Baru, Kemensetneg Gelar Ibadah Salat Jumat di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara

Selasa, 09 Juni 2020

Sudah tidak ada tempat kosong di dalam lobi Gedung 1. Bahkan area masuknya pun sudah terisi hingga halaman depan gedung. Tak seperti

Pandemi Covid-19 Tak Padamkan Semangat Belajar Kajian Agama

Selasa, 19 Mei 2020

Ditengah-tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), para pengelola GBK tetap bersemangat belajar tentang agama.

Menyambangi GBK Green House

Rabu, 13 Mei 2020

Memasuki kawasan GBK, jajaran tanaman tertata apik seolah menyambut masyarakat yang datang. Ditanami lebih dari 5.897 pohon, seluruh

GBK Destinasi Olahraga Masyarakat Ibukota

Rabu, 26 Februari 2020

Berdiri lebih dari 57 tahun yang lalu, kawasan Gelora Bung Karno (GBK) tetap menjadi tempat olahraga yang istimewa. Sebab, selain

Humas Kemensetneg RI, Tempat Mahasiswa Belajar dan Berkontribusi

Rabu, 10 Juli 2019

“Menuntut ilmu bisa dimana saja, kapan saja. Tak terbatas tempat, tak terkekang usia”—Dini Nuzulia Rahmah (Anak-Anak

Mempertahankan Jejak Kesenian Senisono

Rabu, 29 Mei 2019

Senisono, adalah sebuah nama gedung di sisi selatan kompleks Istana Kepresidenan Yogyakarta yang kini difungsikan sebagai museum.

Memakmurkan Masjid Darussalam, Istana Kepresidenan Yogyakarta Adakan Pengajian dan Buka Bersama Jamaah

Rabu, 15 Mei 2019

Memasuki hari ke-5 puasa di tahun 1440 Hijriyah, Istana Kepresidenan Yogyakarta mengadakan silaturahmi dengan para jamaah dari

Masjid Al Bina, Perkaya Pahala dan Ilmu di Bulan Suci

Senin, 13 Mei 2019

Bulan Ramadhan, bulan suci yang dirindukan. Bulan dimana orang berlomba-lomba mendulang pahala. Bulan dibukanya pintu-pintu surga dan

Bicara Di Depan Publik, Siapa Takut

Kamis, 02 Mei 2019

Bagi sebagian orang, berbicara adalah hal biasa yang setiap hari dilakukan. Bahkan kerap muncul gagasan “Untuk apa belajar