Doorstop Presiden RI - Sosialisasi Tax Amnesty, Balikpapan, 5 Desemberr 2016

 
bagikan berita ke :

Senin, 05 Desember 2016
Di baca 807 kali

DOORSTOP PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

SOSIALISASI TAX AMNESTY (PENGAMPUNAN PAJAK)

BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR

5 DESEMBER 2016




Wartawan:

Terobosan apa, Pak, untuk tax amnesty?


Presiden:

Ya sosialisasi, mengajak masyarakat untuk patuh membayar pajak, udah. Dan ini adalah kesempatan karena ada tax amnesty. Gitu aja.


Kalau dilihat tadi, angka-angkanya kan masih rendah sekali. Artinya apa? Masih ada potensi yang besar. Ini yang kenapa kita muter terus? Karena ya itu. Potensinya masih gede banget.


Wartawan:

Targetnya di periode kedua sendiri gimana, Pak? Kan tadi Bapak bilang, di periode pertama besar.


Presiden:

Target, yang namanya target itu kadang-kadang, kalau kita bicara dalam praktiknya, sekali lagi ini adalah menyangkut kesadaran masyarakat, menyangkut kesadaran orang.


Kalau target, ya udah, tahu-tahu kayak yang periode pertama, siapa yang sangka ya kan?


Tapi, kalau kita melihat, yang ikut sebanyak ini, yang kemarin di Makassar juga membludak, sekarang juga banyak sekali, ya ini saya kira memberikan optimisme.


Tapi, kalau ditanya target, ya ini menyangkut kesadaran orang.


Wartawan:

Tapi optimis akan lebih besar daripada yang pertama ya, Pak?


Presiden:

Kalau kerja itu, harusnya enggak pernah pesimis, tapi harus optimis, harus optimis, harus optimis.


Perkara nanti dapatnya berapa, ya kita harus bekerja keras.


Wartawan:

Mungkin enggak cabut izin perusahaan tak bayar pajak, Pak?


Presiden:

Ya memungkinkan saja. Nanti Menteri Keuangan bisa aja ketemu dengan Menteri ESDM.


Wartawan:

Dasarnya, Pak?


Presiden:

Dasarnya dicabut.


Wartawan:

Situasi politik mempengaruhi enggak?




Presiden:

Situasi politik apa sih? Enggak ada.


Wartawan:

Terima kasih, Pak.

*****

Biro Pers, Media dan Informasi

Sekretariat Presiden