Indonesia - UK Islamic Advisor Group

 
bagikan berita ke :

Senin, 18 Juni 2007
Di baca 889 kali

Menurut Juru Bicara Presiden, Dino Patti Djalal, Presiden sangat gembira karena group ini telah melakukan aktifitasnya. "Jadi dari suatu gagasan, dan menjadi persetujuan, dan kemudian direalisir menjadi suatu kelompok yang aktif melakukan tugasnya, serta melakukan pertemuan pertamanya di London pada Januari 2007," Kata Dino. Presiden juga mengharapkan agar group ini dapat memberikan kontribusi untuk memproyeksikan wajah Islam yang sebenarnya, yaitu wajah Islam yang cinta damai, moderat, dan wajah Islam yang menjadi bagian dari solusi masalah global, " kata Dino, didampingi DR Musharaf Hussain, Ketua IUIAG Inggris dan Azyumardi Azra Ketua IUIAG Indonesia.

Sementara itu, DR Musharaf Hussain, Ketua IUIAG Inggris mengatakan bahwa group ini merupakan langkah yang baik bagi umat Muslim Indonesia dan Inggris. "Ada beberapa gagasan yang akan dilakukan bersama, antara lain mengembangkan program pertukaran pelajar, dimana siswa SMA di Inggris akan ke Indonesia untuk belajar tentang Islam baik di sekolah Islam maupun di pesantren, dan sebaliknya. Group ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan kerjasama umat Muslim kedua negara untuk membangun citra Islam yang damai," ujar Musharaf.

menurut Azyumardi Azra, group ini terdiri dari masing - masing tujuh orang, baik dari Inggris maupun Indonesia. "Ada delapan rekomendasi program kerja IUIAG, yakni pertukaran pelajar, penyebaran literatur yang dihasilkan para ulama Indonesia di Inggris, sekolah kembar, menyelenggarakan konfrensi tahunan, pertukaran pemuda, pertukaran tahun ajaran untuk siswaSMA, dialog antar agama dan meningkatkan interaksi antara agama terutama masyarakat akar rumput," kata Azyumardi Azra.

Disamping Musharaf dan Azyumardi Azra, anggota group dari kedua negara yang diterima Presiden SBY antara lain Din Syamsuddin, NazaruddinUmar, Marwah Daud Ibrahim, Yenny Zannuba Wahid, DR. Musharaf Hussain, Muhammad Bilal Abdallah, dan Sabira Lakha. Ikut pula Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Charles Humphrey.

 

Sumber:
http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2007/06/15/1934.html

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0