Kalla Minta Keselamatan Kerja Jadi Budaya

 
bagikan berita ke :

Kamis, 13 Maret 2008
Di baca 944 kali


"Kalau gaji besar (tapi) tidak selamat, kan tidak sejahtera. Apalagi gaji kecil tidak selamat, celaka itu," kata Kalla saat memberi sambutan dalam acara pemberian penghargaan keselamatan dan kesehatan kerja (K-3) di kantor Wakil Presiden kemarin.

Sebanyak 10 perusahaan mendapat penghargaan kecelakaan nihil atau zero accident. Penghargaan juga diberikan kepada 4 gubernur dan 10 bupati/wali kota dari 178 kabupaten/kota yang dinilai telah membina upaya keselamatan dan kesehatan kerja.

Sepuluh perusahaan yang mendapat penghargaan di antaranya adalah PT Pupuk Kujang, HM Sampoerna, Batubara Bukit Asam, Pelabuhan Indonesia I, dan Samsung Elektronik. Sedangkan empat provinsi yang dinilai sebagai pembina K-3 ini adalah Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Jawa Timur.

Menurut Kalla, untuk mewujudkan upaya keselamatan di perusahaan menjadi budaya kerja, harus ada aturan yang tegas dan jelas. Disiplin pimpinan juga akan menjadi pendorong upaya ini. "Di Jepang itu keselamatan menjadi budaya, tidak ada toleransi. Di Indonesia masih ada toleransi," kata dia. Pemerintah daerah juga harus mendukung upaya ini dengan melakukan inspeksi secara rutin.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Soeparno menyatakan tingkat kecelakaan dalam dunia kerja semakin menurun. Sementara pada 2006 jumlah kecelakaan kerja mencapai 95 ribu kasus, pada 2007 turun menjadi 65 ribu kasus. "Pada 2008 ini kami targetkan penurunan jumlah kecelakaan kerja bisa mencapai 50 persen," kata dia.
 
 
 
Sumber:
http://www.korantempo.com/korantempo/2008/03/13/Nasional/krn,20080313,2.id.html

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0