Kemensetneg Gandeng Universitas Atma Jaya Yogyakarta Gaungkan World Water Forum 2024

 
bagikan berita ke :

Kamis, 15 Februari 2024
Di baca 358 kali

Biro Hubungan Masyarakat (Humas), Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menggelar Setneg Mantul Goes to CampusRoad to WWF 2024” di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bertajuk “Kontribusi Indonesia dalam World Water Forum ke-10 Tahun 2024”. Diskusi bersama dosen dan mahasiswa UAJY diadakan di Ruang Diskusi Kampus 2, Gedung Santo Thomas Aquinas, Yogyakarta pada Senin (12/2).


Sukses dalam perhelatan KTT ASEAN tahun lalu, Indonesia kembali menyelenggaraan perhelatan berskala internasional World Water Forum (WWF) ke-10 tahun 2024. Kemensetneg melalui program Setneg Mantul Goes to Campus bertujuan meningkatkan keterlibatan (engagement) para pemangku kepentingan dan masyarakat umum dalam mendukung event internasional WWF ke-10 tahun 2024, salah satunya dengan memaksimalkan peran sivitas akademika dalam mendiseminasikan informasi terkait WWF.

Gregorius Sri Nurhartanto, selaku Rektor UAJY dalam sambutannya berterima kasih dan bangga karena UAJY menjadi salah satu kampus dan yang pertama digandeng Biro Humas Kementerian Sekretariat Negara untuk berkolaborasi menggaungkan perhelatan WWF ke-10 tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang di Bali.

 

“Dengan menjadi tuan rumah WWF ke-10, artinya Indonesia dipandang sebagai negara yang penting sehingga kita patut mensyukurinya. Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang luar biasa ini karena telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk mengadakan agenda kegiatan ini.”

 

Senada dengan hal tersebut, Eddy Cahyono Sugiarto, Kepala Biro Humas Kemensetneg, mengawali paparannya menyampaikan bahwa sekarang ini telah terjadi disruption of technology. Dengan adanya digital technology development, media sosial pun berkembang sangat pesat sehingga berperan besar mempengaruhi pemerintah dalam pengambilan kebijakan. Karena itu, humas harus mampu bekerja secara adaptive dan agile terhadap perubahan serta dapat mengoptimalkan pemanfaatan new media.

 

Melalui kegiatan ini, Biro Humas mencoba membangun collaborative governance dengan sivitas akademika Atma Jaya Yogyakarta yang telah sangat intens dilakukan dan akan terus ditingkatkan untuk menyukseskan World Water Forum 2024.

 

“Kami berharap nantinya rekan dosen turut terlibat untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang pentingnya air dalam kehidupan sesuai dengan tema yang diangkat WWF tahun ini, yakni Air untuk Kesejahteraan.”

Lebih lanjut, Eddy menjelaskan bahwa Kemensetneg telah melakukan berbagai macam Multistakeholder Engangement, salah satunya adalah Setneg Mantul ‘Goes to Campus’ untuk mengkomunikasikan isu-isu strategis pemerintah kepada publik. Hal ini pun dapat meningkatkan engangement public terhadap program dan kebijakan yang dilakukan pemerintah. Pelaksanaan kegiatan Setneg Mantul ‘Road to WWF’ ini merupakan salah satu cara agar publik dapat memahami manfaat konkrit dari penyelenggaraan event WWF 2024 ini.

 

Dalam sesi paparan narasumber, Indah Murwani, selaku dosen Fakultas Teknobiologi UAJY menyampaikan bahwa Universitas Atma Jaya Yogyakarta selama ini telah turut berperan serta dalam melestarikan lingkungan melalui beragam kegiatan bermanfaat seperti penanaman Mangrove di Pantai Jogja, melakukan susur sungai dan susur pantai untuk membersihkan area sungai dan pantai, melakukan cangkok terumbu karang di Situbondo, serta telah melakukan banyak penelitian terkait kualitas air.

Selanjutnya Indah memaparkan terkait persoalan air yang dihadapi oleh dunia saat ini. Indah menyampaikan bahwa dari total jumlah air di dunia, hanya sekitar 2% air tawar yang dapat dimanfaatkan dan paling banyak penggunaannya dihabiskan untuk mandi. Sementara itu, di Indonesia sendiri, kondisi air bersih masih belum memuaskan. Sumber air banyak tercemar oleh limbah industri, septic tank, limbah micro hingga nano-plastic.

 

Di akhir paparannya, Indah menyampaikan harapannya terkait kesuksesan penyelenggaraan WWF 2024. “Kita harus terus mendukung penyelenggaraan WWF 2024 ini karena forum ini melibatkan banyak negara sehingga nantinya akan tercapai sebuah komitmen bersama untuk pengelolaan air yang lebih baik dan air dapat diakses secara menyeluruh ke depannya.”

Diskusi ini diikuti dengan sangat antusias oleh mahasiswa dari berbagai program studi (prodi), serta turut hadir menyimak Wakil Rektor 1, Sushardjanti Felasari; Wakil Rektor 2, Samiaji Sarosa; Wakil Rektor 3, Yosef Daryanto; Kepala kantor humas UAJY, Ike Devi, dan beberapa dosen pengajar lainnya. Pada sesi tanya jawab, narasumber berhasil melengkapi informasi yang menjawab keingintahuan mahasiswa UAJY tentang peran Indonesia sebagai tuan rumah WWF ke-10 tahun 2024 bulan Mei mendatang. (JAS- Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0