Kemensetneg Sambut Kunjungan Siswa Al-Mashduqi International Islamic Boarding School Melalui Program

 
bagikan berita ke :

Rabu, 23 September 2026
Di baca 2 kali

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menerima kunjungan siswa-siswi Al-Mashduqi International Islamic Boarding School, Garut, Jawa Barat,  melalui program "Istana untuk Anak Sekolah" yang diselenggarakan di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Selasa (22/09/2026).

Melalui program tersebut, para siswa berkesempatan mengunjungi sejumlah lokasi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, antara lain Istana Merdeka, Istana Negara, Kantor Presiden, Ruang Sidang Kabinet, dan Ruang Konferensi Pers. Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada para siswa untuk melihat secara langsung ruang dan fasilitas yang menjadi bagian dari berbagai kegiatan kenegaraan sekaligus mengenal sejarah dan fungsi Istana Kepresidenan.



Sebelum diajak berkeliling di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Pranata Humas Ahli Madya Kementerian Sekretariat Negara, Syahrion Teridel, yang mewakili Kepala Biro Hubungan Masyarakat, memberikan sambutan sekaligus pemaparan singkat mengenai tugas dan fungsi Kemensetneg. Dalam paparannya, Syahrion menjelaskan peran Kemensetneg dalam memberikan dukungan teknis, administratif, analisis, serta manajemen kabinet kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan.
"Kementerian Sekretariat Negara berfungsi untuk memberikan bantuan teknis, administratif, analisis dan manajemen kabinet kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam menjalankan pemerintahan," ujar Syahrion.

Selanjutnya, para siswa memperoleh penjelasan mengenai sejarah Istana Kepresidenan di Indonesia yang disampaikan Pranata Humas Ahli Pertama Kemensetneg, Oky Tri Handoko. Ia menyampaikan materi mengenai sejarah singkat dan fungsi masing-masing Istana Kepresidenan yang ada di Jakarta dan di daerah, mulai dari Istana Merdeka, Istana Negara, Istana Cipanas, Istana Bogor, Yogyakarta dan Istana Tampaksiring  di Bali.



Setelah menerima pembekalan materi, para siswa kemudian diarahkan untuk memulai rangkaian tur keliling kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Dalam kegiatan tur, para siswa diajak berkeliling untuk mengenal lebih dekat sejarah dan fungsi Kantor Presiden, Istana Merdeka, serta Istana Negara sebagai pusat perumusan kebijakan dan penyelenggaraan pemerintahan Indonesia. Para siswa juga diperkenalkan dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) beserta tugas dan perannya dalam menjaga keamanan serta kelancaran kegiatan kenegaraan, termasuk memperlihatkan berbagai jenis seragam dinas yang dirancang untuk mendukung fleksibilitas pelaksanaan tugas di lapangan.

Tidak hanya itu, para pelajar turut berkesempatan memasuki ruang konferensi pers dan mengikuti simulasi peran sebagai menteri yang menyampaikan pernyataan di hadapan publik.



Antusiasme turut dirasakan oleh para siswa yang mengikuti kegiatan ini. Salah satu siswi  Al-Mashduqi, Kireina Raisya Dayan Az Zahra, mengungkapkan kesannya usai mengikuti rangkaian tur keliling Istana Kepresidenan Jakarta.

“Program ini sangat bermanfaat bagi pelajar karena dapat menambah wawasan melalui pembelajaran secara langsung mengenai berbagai peninggalan sejarah, seperti lukisan dan bangunan bersejarah. Dari kunjungan ini, kita bisa mendapatkan banyak hal untuk dipelajari,” ungkap Kireina.



Kesan positif yang disampaikan para siswa tersebut menunjukkan manfaat yang dirasakan secara langsung melalui kegiatan ini. Selain memberikan pengalaman belajar di luar ruang kelas, kunjungan ke Istana Kepresidenan juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat sejarah, lingkungan Istana, serta berbagai aktivitas kenegaraan dan pemerintahan.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memperoleh pengalaman yang berkesan sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu, semangat belajar, dan kecintaan terhadap sejarah serta bangsa Indonesia. Lebih jauh, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi diri dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa di masa depan.(NVT/ART/YLI-Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0