Kemensetneg Tekankan Pentingnya Perbaikan Komunikasi Publik Guna Keberhasilan Makan Bergizi Gratis

 
bagikan berita ke :

Senin, 19 Januari 2026
Di baca 24 kali

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menegaskan pentingnya penguatan fungsi kehumasan dan komunikasi publik pemerintah dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang nyata manfaatnya, dan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Pemanfaatan Anggaran pada RO (Rincian Output) Khusus di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlangsung pada Senin (19/1/2025) di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta.

 

Dalam rapat tersebut, Kemensetneg menyampaikan pandangan dan praktik terbaik untuk pemanfaatan anggaran pengelolaan komunikasi publik pemerintah dalam menerjemahkan arahan Presiden ke dalam narasi kebijakan yang konsisten, terukur, dan berdampak. Program MBG ditegaskan sebagai intervensi negara yang langsung menyentuh masyarakat dan membutuhkan dukungan komunikasi publik yang kuat dan terintegrasi.

 

Eddy Cahyono Sugiarto selaku Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kemensetneg menyampaikan bahwa Program MBG merupakan intervensi negara yang langsung menyentuh masyarakat dan menyelamatkan generasi masa depan, sehingga pelaksanaannya harus disiplin dan akuntabel.

 

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan intervensi negara yang langsung menyentuh masyarakat dan menyelamatkan generasi masa depan, sehingga pelaksanaannya harus disiplin, akuntabel, dan tidak boleh ada kelalaian sekecil apa pun,” ujar Eddy.

 

Lebih lanjut, Eddy menjelaskan terkait fokus komunikasi publik, “Komunikasi publik pemerintah harus berfokus pada output dan outcome kebijakan, bukan sekadar pada banyaknya aktivitas yang dilaksanakan,” jelas Eddy.

 

Eddy menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG merupakan tanggung jawab bersama, sehingga penyampaian informasi kepada publik harus dilakukan secara terintegrasi, selaras, dan saling memperkuat. “Komunikasi publik tidak bisa lagi bersifat sektoral; keberhasilan Makan Bergizi Gratis adalah tanggung jawab bersama seluruh kementerian dan lembaga,” tutur Eddy.

 

Eddy melanjutkan bahwa komunikasi krisis menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus, “Kita tidak boleh kalah oleh narasi negatif, sementara manfaat besar Makan Bergizi Gratis bagi kesehatan, ekonomi lokal, dan penyerapan tenaga kerja justru sangat nyata,” ungkap Eddy.

 

Menurut Eddy, kepercayaan publik dipandang sebagai fondasi utama keberhasilan Program MBG. “Penguatan komunikasi publik, hubungan media, dan manajemen isu menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program prioritas Presiden,” ucap Eddy.

 

Melalui penguatan fungsi kehumasan dan komunikasi publik yang terintegrasi, Kemensetneg menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keberhasilan Program MBG sebagai program prioritas nasional. Sinergi lintas kementerian dan lembaga, didukung pengelolaan isu yang profesional serta komunikasi berbasis output dan outcome, diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik dan memastikan manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat. (KHA/ECS - Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0