Rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi ke Indonesia pada Minggu (11/10/2026), tidak hanya berlangsung di dalam Kompleks Istana Kepresidenan. Sejak pagi, suasana penyambutan telah terasa di kawasan Monumen Nasional hingga jalur menuju Istana Merdeka, Jakarta.
Masyarakat dan pelajar berdiri di sepanjang rute sambil membawa bendera dan perlengkapan penyambutan. Iring-iringan pasukan berkuda, penampilan budaya, serta barisan pelajar membuat perjalanan Presiden El-Sisi menuju Istana menjadi lebih semarak.
Cantika dan Shinta, warga Bandung, menjadi dua di antara ribuan warga yang dapat menyaksikan langsung penyambutan tersebut. Keduanya awalnya hanya berniat berjalan-jalan dan berolahraga di sekitar Monas.
“Tadi di sini kita lihat iring-iringan dari pasukan berkuda penyambutan Presiden Mesir yang luar biasa seru dan keren,” ujar Cantika.
Bagi keduanya, pengalaman itu terasa istimewa karena pemandangan yang biasanya hanya disaksikan melalui layar televisi kini berada tepat di depan mata. Apalagi, Presiden El-Sisi sempat membuka jendela kendaraan dan menyapa warga.
Namun bagi Cantika dan Shinta, penyambutan pagi itu bukan sekadar tontonan. Mereka menitipkan harapan agar pertemuan Presiden El-Sisi dan Presiden Prabowo Subianto membawa hubungan kedua negara semakin dekat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita berharap semoga kerja sama antara negara Indonesia dan Mesir ini semakin membaik, semakin erat, dan kita sebagai masyarakat mendapatkan impact dari kerja sama ini,” ujar Cantika.
Kesan serupa dirasakan Zafira dan Berliana, warga Jakarta Barat yang juga tengah berolahraga ketika melihat kawasan Monas dipenuhi para pelajar yang membawa bendera.
“Menariknya pasukan berkuda sih. Keren, banyak, terus barisannya juga rapi,” ujar Zafira.
Di balik kemeriahan itu, keduanya berharap kunjungan kenegaraan tersebut semakin mempererat hubungan Indonesia dan Mesir.
“Berharap semoga Indonesia dengan Mesir bisa bekerja sama dengan baik, punya hubungan yang baik untuk ke depannya,” ujarnya.
Antusiasme juga datang dari para pelajar. Khanaya, siswi SMAN 117 Jakarta, mengaku sangat gembira karena untuk pertama kalinya ikut menyambut langsung seorang kepala negara asing.
“Happy banget sih. Ini pertama kali aku menyambut Presiden dari luar negeri,” katanya.
Momen ketika Presiden El-Sisi membuka jendela dan menyapa dari dalam kendaraan menjadi pengalaman yang paling membekas baginya.
“Aku senang banget karena ini pertama kali aku menyapa Presiden dari luar negeri juga,” tutur Khanaya.
Ia berharap kunjungan tersebut tidak hanya bermakna bagi hubungan kedua pemerintahan, tetapi juga meninggalkan manfaat bagi generasi berikutnya.
“Harapannya semoga kerja sama antara kedua negara ini bermanfaat bagi generasi selanjutnya dan juga Indonesia,” ujarnya.
Bilques, yang juga berasal dari SMAN 117 Jakarta, menyampaikan harapan senada.
“Semoga kerja samanya bisa berjalan dengan baik dan juga menghasilkan berbagai hal yang memang menguntungkan bagi kedua negara tersebut,” katanya.
Pagi itu, penyambutan Presiden Mesir tak hanya dihiasi pasukan berkuda, pertunjukan budaya, dan kibaran bendera. Di antara lambaian tangan masyarakat, terselip pula harapan agar kedatangan Presiden Mesir membuka semakin banyak jalan kerja sama, mendekatkan kedua bangsa, dan menghadirkan manfaat bagi generasi mendatang. (BPMI Setpres)