KPRP Serap Aspirasi Publik di Makassar, Perkuat Kolaborasi Media untuk Reformasi Polri
Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) terus mengakselerasi agenda reformasi Kepolisian Republik Indonesia dengan menggelar serangkaian public hearing bersama masyarakat di berbagai daerah. Salah satu kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa (16/12/2025) di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.
Public hearing ini bertujuan untuk menghimpun aspirasi, masukan, dan rekomendasi masyarakat sebagai pijakan penyusunan kebijakan reformasi Polri yang lebih responsif, inklusif, dan efektif.
Sebagai bagian dari persiapan kegiatan tersebut, Tim Sekretariat KPRP terlebih dahulu melakukan kunjungan ke sejumlah kantor media lokal dan instansi pemerintah di Kota Makassar pada Senin (15/12/2025). Kunjungan salah satunya dilakukan ke TVRI Stasiun Sulawesi Selatan.
Kepala Sekretariat KPRP, Eddy Cahyono Sugiarto, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memperkuat partisipasi publik sekaligus membangun kolaborasi strategis dengan media lokal dan pemangku kepentingan di bidang informasi, khususnya dalam mendiseminasikan program prioritas pemerintah yang berkaitan dengan reformasi Polri.
Menurut Eddy yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Biro Humas Kementerian Sekretariat Negara, media lokal dan lembaga penyiaran publik seperti TVRI memiliki peran krusial sebagai tulang punggung komunikasi pemerintah.
“Karena itu, kami meminta dukungan media pemerintah dan media lokal untuk menebalkan pesan, mengglorifikasi kerja-kerja pemerintah, serta mengkomunikasikan program prioritas Presiden, seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat, serta yang terbaru, berkaitan dengan percepatan reformasi Polri,” ujarnya.
Eddy juga menegaskan bahwa KPRP yang diketuai oleh Prof. Jimly Asshiddiqie tidak semata-mata berfokus pada institusi Polri, melainkan juga menyasar pembenahan sistem ketatanegaraan secara lebih luas, dengan Polri sebagai titik awal reformasi.
“Sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, kami diminta untuk memastikan dukungan komunikasi publik berjalan dengan baik sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam mendengarkan aspirasi masyarakat terkait reformasi Polri,” kata Eddy.
Ia menambahkan, sejak dibentuk sebulan lalu, KPRP secara intensif melakukan dialog dengan berbagai elemen masyarakat dan tokoh nasional di Jakarta. Berikutnya, KPRP juga aktif melakukan kunjungan ke sejumlah daerah yang dinilai memiliki kontribusi penting dalam proses reformasi.
“Di Jakarta, kami hampir setiap hari melakukan puluhan pertemuan dengan berbagai tokoh. Dalam beberapa hari terakhir, kami juga berkeliling ke sejumlah provinsi yang dinilai dapat memberikan kontribusi penting, seperti Medan, Ambon, Aceh, kawasan IKN di Kalimantan Timur, Palu, dan Makassar,” ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Eddy kembali menegaskan harapan besar KPRP terhadap dukungan media pemerintah dan media lokal agar visi besar Presiden Prabowo terkait reformasi Polri dapat tersampaikan secara luas, utuh, dan berimbang kepada masyarakat.
“Untuk itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari rekan-rekan media pemerintah untuk memastikan visi besar Presiden ini dapat didiseminasikan dengan baik,” pungkasnya.
Menanggapi kunjungan Sekretariat KPRP tersebut, Kepala TVRI Stasiun Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Fachruddin, menyampaikan apresiasi dan menyambut positif langkah KPRP dalam membangun komunikasi sejak tahap awal kegiatan. Ia menegaskan bahwa sebagai lembaga penyiaran publik, TVRI Sulsel siap mendukung penuh pelaksanaan public hearing KPRP dengan menerjunkan tim peliputan yang dimiliki dan menawarkan kolaborasi pemberitaan agar pesan lebih optimal sampai ke masyarakat.
Andi juga menilai bahwa isu percepatan reformasi Polri perlu dikomunikasikan secara luas, karena memiliki nilai strategis dan relevansi tinggi bagi masyarakat. Oleh karena itu, TVRI tidak hanya akan melakukan dukungan peliputan melalui tim redaksi internal, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan media lain di wilayah Sulawesi Selatan.
“Kami akan menyampaikan agar kegiatan ini juga dapat diliput bersama rekan-rekan media lainnya. Apalagi isu reformasi Polri saat ini sedang menjadi perhatian dan banyak dibicarakan di ruang publik,” ujar Andi.
Ia berharap sinergi antara KPRP, media pemerintah, dan media lokal dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai proses reformasi yang tengah berjalan, sekaligus mendorong partisipasi publik yang lebih luas dalam agenda tersebut.
Kunjungan KPRP ke Makassar dilakukan secara bersamaan dengan agenda serupa di Palu dan Balikpapan, serta menjadi bagian dari rangkaian penyerapan aspirasi publik secara nasional. Sebelumnya, KPRP telah menjaring berbagai masukan dan pandangan masyarakat di sejumlah daerah, antara lain Aceh, Medan, dan Ambon.
Dalam sesi visitasi ke TVRI Sulawesi Selatan, turut hadir Tim Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara, Akhmad Firmannamal (Pranata Humas Ahli Madya), Dimas Agung Fattahillah (Pranata Humas Ahli Pertama), dan Anugrah Safieq Fahlevi (staf Humas).
Kegiatan visitasi di media daerah ini menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah dan media dalam mendukung komunikasi publik yang terkoordinasi dan efektif, khususnya dalam mengawal agenda percepatan reformasi Polri agar dapat dipahami dan direspons secara luas oleh masyarakat. (DAF - Humas Kemensetneg)