Mensesneg : Anggaran Tidak Naik, Kemensetneg Jalankan Target Cost Efficiency dengan Inovasi

 
bagikan berita ke :

Selasa, 03 Desember 2019
Di baca 76 kali

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, menghadiri sekaligus memberikan arahan pada acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pada Bagian Anggaran 007 Tahun 2020 di Ruang Sidang Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara, Selasa (3/12). Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh Unit Organisasi dan Satuan Kerja Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

Setya Utama, selaku Sekretaris Kemensetneg dalam laporannya terkait alokasi anggaran tahun 2020 menyampaikan bahwa pada Kamis, 14 November lalu, Kemensetneg telah menerima penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2020 dari Presiden Joko Widodo sebesar Rp2.022.092.613.000,00 di Istana Negara, Jakarta. Alokasi anggaran untuk tahun 2020 mengalami kenaikan sebesar 2,48% dari alokasi anggaran tahun sebelumnya.



“Tapi perlu kami laporkan pak menteri, bahwa kenaikan ini sebenarnya naiknya semu pak. Jadi naik di beberapa mata kegiatan yang dulunya mata kegiatan itu dialokasikan dengan Anggaran Biaya Tambahan, dari biaya pemeliharaan pesawat, kunjungan kerja presiden dan wakil presiden” pungkas Setya.

Kemudian, ditampilkan video berupa cuplikan pidato Presiden saat berada
 di acara penyerahan DIPA dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta.

Dalam cuplikan tersebut, beliau dengan tegas memerintah untuk segera belanjakan anggaran yang sudah diserahkan agar menggerakkan pertumbuhan ekonomi se-awal mungkin. Sehingga ketidakpastian ekonomi global dan keterlambatan pertumbuhan ekonomi global yang menghantui hampir semua negara dapat dicegah.

“Alhamdulillah, tidak naik pak. Itu artinya kita memperoleh penghargaan mampu untuk menjalankan target dengan hal cost efficiency. Itu kan tugas kita. Kita berinovasi untuk bisa efisiensi biaya dengan hasil yang lebih baik” ujar Pratikno saat menyampaikan arahannya.

Tujuan dan maksud melakukan inovasi selama 5 tahun terakhir, ialah bagaimana sebuah birokrat menjalankan sebuah tugas dengan lebih ringan, dengan waktu lebih singkat, dengan fisik lebih sehat, psikis lebih bahagia, namun dapat mencapai target lebih baik.

Karena target berinovasi adalah hasil atau outcome lebih baik dalam menggunakan cost, baik anggaran, waktu, tenaga, maupun pikiran yang lebih sedikit. Pratikno pun berharap kepada para hadirin agar dapat mendongkrak inovasi di lingkungan kerja.

Pratikno juga mengingatkan arahan dari Presiden Jokowi proses perencanaan dan penganggaran tidak hanya fokus dalam proses sent tetapi harus dipastikan ter-delivered dengan baik kepada masyarakat khusunya dalam hal ini. Acara ini diakhiri dengan penyerahan DIPA yang diwakili oleh Sekretaris Kemensetneg kepada pimpinan unit organisasi satuan unit kerja di lingkungan Kemensetneg. (SNR/10, CER, Humas Kemensetneg)

 

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
3           0           0           0           0