Dalam rangka program “Istana untuk Anak Sekolah”, sebanyak 217 pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Cianjur mengunjungi Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) pada Kamis (11/06/2026).
Mengawali kegiatan tersebut, para pelajar diajak berkeliling kawasan Istana Kepresidenan Jakarta untuk mengenal lebih dekat sejarah, fungsi, dan peran Istana sebagai pusat kegiatan kenegaraan. Mereka mengunjungi sejumlah lokasi penting, antara lain Istana Negara, Kantor Presiden, dan Istana Merdeka, serta memperoleh penjelasan mengenai berbagai kegiatan yang berlangsung di lingkungan Istana Kepresidenan.
Selain berkeliling kawasan Istana Kepresidenan, para pelajar juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat tugas dan peran Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) oleh Letda CPM Sadat. Sadat mengenalkan berbagai jenis pakaian dinas yang digunakan oleh personel Paspampres, lengkap dengan penjelasan mengenai fungsi dan peruntukannya dalam berbagai situasi penugasan.
Pada kesempatan tersebut, mereka juga memperoleh pemahaman bahwa setiap seragam memiliki karakteristik dan kegunaan yang berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan operasional, tingkat pengamanan, serta jenis kegiatan kenegaraan yang dilaksanakan. Interaksi langsung tersebut disambut antusias oleh para siswa, yang memanfaatkan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan memperdalam pengetahuan mengenai profesi serta pengabdian anggota Paspampres kepada negara.
Kemudian setelah berkeliling, para peserta diajak untuk lebih dekat dengan Istana Kepresidenan Jakarta melalui pemaparan materi. Bertempat di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet Kemensetneg, peserta mendapatkan dorongan semangat oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Eddy Cahyono Sugiarto yang menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai penerus pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
“Masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini, sehingga semangat disiplin, kerja keras, dan cinta tanah air perlu ditanamkan sejak saat ini sebagai bekal untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujar Eddy.
Lebih lanjut, pemaparan materi disampaikan oleh Pranata Humas Ahli Madya, Biro Humas Kemensetneg, R. Efa Febryana. Efa menjelaskan secara singkat mengenai tugas dari Kemensetneg, diantaranya adalah memberikan dukungan teknis, administrasi, substantif, dan komunikasi publik terhadap program kerja Presiden, Wakil Presiden, dan Menteri Sekretaris Negara, termasuk manajemen kabinet.
Selain itu, Ia juga mengajak para pelajar melakukan dialog interaktif dan memberikan penjelasan mengenai perbedaan fungsi Istana Negara dan Istana Merdeka sebagai bagian dari kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
“Istana Negara digunakan untuk berbagai kegiatan resmi kepresidenan dan acara kenegaraan yang bersifat seremonial, sedangkan Istana Merdeka menjadi tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan Presiden, termasuk penerimaan tamu negara dan agenda pemerintahan,” ujar Efa.
Menyampaikan sambutannya, Empi Afiah selaku Wakil Bidang Kesiswaan MAN 2 Cianjur mengapresiasi Kemensetneg yang sudah menerima MAN 2 Cianjur untuk program Istana Untuk Anak Sekolah. MAN 2 Cianjur yang didirikan pada tahun 1970 ini ditetapkan sebagai Madrasah Aliyah Plus Keterampilan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2851 Tahun 2020.
Oleh sebab itu, Empi Afiah mengatakan bahwa program Istana Untuk Anak Sekolah ini sangat bermanfaat bagi 217 pelajar MAN 2 Cianjur guna menambah ilmu pengetahuan serta semakin mengenal Indonesia melalui bangunan yang syarat dengan makna dan sejarah seperti Istana Kepresidenan Jakarta.
Kunjungan ini menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para siswa untuk melihat secara langsung pusat pemerintahan negara sekaligus menumbuhkan keyakinan bahwa mereka memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Indonesia. Melalui pengalaman inspiratif tersebut, para siswa diharapkan semakin yakin akan kemampuan diri mereka, memiliki tekad yang kuat untuk meraih cita-cita, serta tumbuh menjadi generasi muda yang siap menghadapi tantangan dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia pada tahun 2045. (ART/YLI-Humas Kemensetneg)