Peringati Maulid Nabi SAW agar Meneladani Akhlakul Karimah Rasulullah SAW

 
bagikan berita ke :

Rabu, 26 Oktober 2022
Di baca 288 kali

Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Sekretariat negara (Biro SDM Kemensetneg) mengadakan kegiatan ceramah keagamaan Islam bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Lembaga Kepresidenan yang bertempat di Musala Al Ikhlas Kemensetneg, Rabu (25/10).

Kegiatan ini dilakukan secara hybrid dan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Quran yang dilantunkan oleh Sudarjat SAP dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sumber Daya Manusia yang diwakili Prayitno, Analis Kepegawaian Ahli Madya pada Biro Sumber Daya Manusia.

Dalam sambutannya, Prayitno mengatakan bahwa kegiatan keagamaan Islam yang rutin dilakukan ini, selain dalam rangka memperingati Maulid Nabi juga agar diberikan pencerahan kepada ASN khususnya yang berada di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara agar meneladani akhlakul karimah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan ASN.

“Mudah-mudahan apa yang Bapak Fahmi Salim sampaikan nanti bisa membekas dihati kami masing-masing, dan bisa kami terapkan dalam kehidupan sehari hari dan dalam melaksanakan tugas-tugas berat, dalam memikul tanggung jawab sebagai ASN,” ujar Prayitno.


Ceramah keagamaan Islam kali ini bertemakan “Meneladani Akhlakul Karimah Rasulullah SAW dalam Kehidupan ASN” yang disampaikan oleh Ust. Fahmi Salim. Dalam ceramahnya Ust Fahmi menyampaikan beberapa hal terkait dengan akhlakul karimah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan beliau sehari hari dan salah satu hal yang suka ditinggalkan Rasulullah SAW adalah meninggalkan hal yang tidak penting. “Isi kehidupan kita, terutama sebagai ASN jangan mengerjakan sesuatu yang tidak penting. Tidak boleh ada waktu dalam kehidupan muslim yang dihabiskan dengan sia-sia, semuanya harus produktif sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW,” kata Fahmi Salim.

Begitu banyak hal-hal yang bisa diteladani dari Nabi Muhammad SAW. Dari semua akhlak dan kepribadian Rasulullah, dalam memimpin umat dan negaranya, salah satu diantaranya adalah amanah. “Menjaga amanah berarti ia punya integritas, menjaga titipan, hak orang lain. Sebagai ASN maka harus dijaga amanah sebaik-baiknya,” tutur Fahmi Salim.

Sebagai penutup, Fahmi Salim menyampaikan bahwa dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW sebisa mungkin akan menjadikan ASN senantiasa dapat melakukan hal hal yang baik, berintegritas, dan menjadi teladan bagi masyarakat. (ABS/ART-Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0