Presiden : Manfaatkan Sepenuhnya ICT untuk Dunia Pendidikan

 
bagikan berita ke :

Kamis, 15 Maret 2007
Di baca 1024 kali

Presiden memuji peran SEAMEO selama ini. “Selama keberadaan nya, SEAMEO telah menghasilkan –program-program dan aktif dalam mengembangkan sumber daya manusia untuk pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan, serta telah menyatukan diri untuk suatu visi yang dinamis dan percaya diri. SEAMEO sangat strategis untuk mempromosikan pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan dari kawasan regional ke dunia internasional. Kita berharap SEAMEO akan terus melanjutkan perannya itu,� kata Presiden dalam sambutannya berbahasa Inggris.

"Satu harapan lagi adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan betul peluang yang besar untuk dapat menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi di dalam sistim pendidikan. Saat ini, seorang pelajar di Sumatra, atau Mindanao, atau Phuket, misalnya, hanya dengan menekan mouse sudah dapat mengakses ke seluruh dunia tanpa batas. Informasi yang diperoleh sama, tidak membedakan apakah dia orang kaya, orang miskin, tinggal di Asia atau di Eropa. Ini adalah salah satu bentuk revolusi peradaban manusia,� tambahnya.

Tetapi cukup mmemprihatinkan, lanjut SBY, bahwa ICT belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh banyak negara untuk bidang pendidikan. “Kita perlu untuk memahami bagaimana caranya memanfaatkan potensi-potensi yang luar biasa dari ICT ini untuk menghubungkan antara para guru dengan para siswa, bagaimana caranya menggunakan ICT sebagai satu alat untuk proses belajar mengajar, dan menggunakannya untuk mengeluarkan potensi-potensi kreatif dari para siswa,� kata Presiden..

Ditambahkan, ketika Indonesia merdeka pada tahun 1945, tantangan utama bangsa Indonesia adalah perang melawan buta huruf. “Tapi sekarang jumlah penduduk yang melek huruf di Indonesia lebih dari 90 persen. Persoalannya sekarang, sebagaimana yang dihadapi negara-negara lain yang sedang berkembang, bagaimana agar masyarakat bisa melek huruf terhadap teknologi digital. Kita harus menjadikan masyarakat tidak buta huruf terhadap teknologi digital untuk menyongsong globalisasi yang terjadi. Karena itulah saya menghargai konferensi para menteri Asia Tenggara ini, yang mengangkat isu perkembangan dan pemanfaatan ICT untuk dunia pendidikan,� kata Presiden.

 

Sumber :
http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2007/03/14/1645.html

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0