Presiden: Peluang Pengusaha Jepang di Indonesia Makin Luas

 
bagikan berita ke :

Selasa, 21 Agustus 2007
Di baca 477 kali

“Banyak juga manajer dan pekerja Indonesia yang mendapatkan keuntungan dari alih teknologi dan ilmu managemen Jepang. Antara pengusaha Jepang dan Indonesia juga telah sama-sama memahami tentang komplementaritas dan etos kerja potensi dan budaya masing-masing,� kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya saat menghadiri Forum Bisnis Indonesia – Jepang, di Ballroom Hotel Hyatt Jakarta, Senin (20/8) sore.

“Peluang bagi Jepang untuk mengembangkan kerjasama ekonomi terbentang semakin luas. Indonesia kini mengalami dan menjalankan transformasi yang pesat baik secara politik, ekonomi, maupun sosial,� jelas SBY. “Indonesia telah menjadi negara demokrasi ketiga terbesar di dunia. Lebih dari itu, Indonesia telah menjadi negara demokrasi yang stabil dan dinamis serta berpandangan ke depan,� terangnya.

Di depan pengusaha Indonesia dan pengusaha Jepang yang memenuhi tempat acara, Presiden SBY menerangkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam dua tahun terakhir adalah yang tertinggi sejak krisis moneter pada 1998 yaitu sekitar 5,6 persen. “Dalam kwartal kedua tahun ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,3 persen, yang tertinggi dalam dua tahun terakhir. Credit rating Indonesia juga adalah yang terbaik sejak krisis,� lanjutnya. “Ekspor Indonesia tahun lalu menembus 100 milyar dollar Amerika Serikat, pertama kali dalam sejarah. Inflasi tetap terjaga dengan target sekitar 6 persen. Sektor riil juga tumbuh makin baik. Sementara itu, dalam dua tahun terakhir pemerintah Indonesia telah melancarkan program anti korupsi yang dipandang paling agresif dalam sejarah Indonesia,� ujar SBY.

Melihat hal tersebut Presiden SBY optimis melihat prospek ekonomi Indonesia ke depan. �Indonesia akan lebih giat meningkatkan ekspor dan investasi, membangun infrastruktur, mendorong industri, menumbuhkan pertanian, memperkuat daya saing, meningkatkan UKM, memacu eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan memberantas kemiskinan,� tambahnya. �Saya mengundang pengusaha Jepang untuk menjadi bagian dari transformasi Indonesia ini,� tegasnya.

�Kami sungguh berharap, investasi Jepang dapat meningkat di masa depan terutama dengan disahkannya UndangIundang investasi yang baru pada bulan April lalu, yang menjamin perlakuan sama bagi para investor, kepastian hukum dan transparansi yang lebih besar, proses perijinan yang lebih ringkas, dan berbagai insentif baik di bidang fiskal, pertanahan, maupun imigrasi,� lanjut SBY. �Pemerintah Indonesia juga telah meluncurkan paket reformasi di bidang kepabeanan dan perpajakan. Kami juga terus memperbaiki pelaksanaan peraturan perburuhan, dan menjaga proses hubungan industri yang konstruksif,� kata SBY.

 

Sumber:
http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2007/08/20/2158.html

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0