Presiden SBY Menerima Sekjen OKI

 
bagikan berita ke :

Rabu, 14 Februari 2007
Di baca 971 kali

Maksud kedatangan Sekjen OKI ke Indonesia adalah untuk meresmikan proyek OKI di Bantul, Yogyakarta, yaitu Organization of the Islamic Conference (OIC) Village. “OIC Village ini adalah rumah-rumah yang dibangun oleh berbagai organisasi kemanusiaan di bawah koordinasi Sekjen OKI,� kata Menlu Hassan Wirajuda, usai mendampingi Presiden. “Selain itu, beliau juga akan berkunjung ke Aceh untuk meresmikan proyek bantuan bagi anak-anak yatim piatu korban tsunami dari dana-dana yang disumbangkan berbagai negara anggota OKI bagi kesejahteraan anak-anak yatim piatu. Anak-anak yatim piatu tersebut akan mendapatkan bantuan selama masing-masing 15 tahun," lanjut Hassan.

Selain itu, menurut Menlu, dalam pertemuan tersebut diadakan juga tukar pikiran antara Presiden SBY dengan Ekmeladdin Ihsanoglu mengenai masalah-masalah yang menjadi perhatian bersama, yaitu perkembangan Timur Tengah, Palestina, Libanon, Irak, dan Filipina Selatan yang sejak tahun 1993 proses damainya memang di bawah koordinasi organisasi OKI.

“Kami membahas situasi yang sedang berkembang di negara-negara muslim di seluruh dunia. Saya sangat berharap Indonesia dapat terus menjadi bagian dalam penyelesaian berbagai masalah di negara-negara Islam seperti yang selama ini dilakukan Indonesia,� jelas Ekmeladdin Ihsanoglu kepada wartawan.

Terhadap perkembangan konflik di Yerusalem, khususnya penggalian oleh Israel di lingkungan sekitar masjid Al-Aqsa, Presiden SBY sangat menaruh perhatian. “Pemerintah sudah menyampaikan desakan agar Israel menghentikan tindakaan eksavasi itu karena disamping akan mempengaruhi secara fisik keberadaan Masjid Al-Aqsa yang merupakan salah satu Masjid tersuci umat Islam, tetapi juga tindakan itu hanya akan menimbulkan ketegangan,� kata Hassan. “Padahal baru saja pemerintah Indonesia menyampaikan selamat kepada pemerintah Palestina, khususnya Hamas, yang berhasil membentuk pemerintah persatuan. Kita harapkan proses dialog dan perdamaian dengan Israel akan melangkah lebih baik dari sebelumnya," lanjut Hassan.

 

Sumber :
http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2007/02/12/1567.html

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0