Sambut STIE Bank BPD Jawa Tengah, Kemensetneg Gaungkan Kolaborasi Pemerintah dan Milenial

 
bagikan berita ke :

Rabu, 15 Maret 2023
Di baca 692 kali

STIE Bank BPD Jawa Tengah datang menyambangi Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) pada hari Rabu (15/3). Kunjungan tersebut diselenggarakan di Merdeka Lounge, sebuah meeting spot bagi pejabat, pegawai, dan warga di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara. Tempat yang baru diresmikan Februari kemarin itu, menjadi saksi dialog antara perwakilan BEM STIE Bank BPD Jawa Tengah dengan Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kemensetneg.

Dalam kunjungan tersebut, Kemensetneg mengenalkan kepada perwakilan STIE Bank BPD Jawa Tengah yang diwakili oleh BEM STIE Bank BPD Jawa Tengah, bahwa iklim komunikasi itu tidak harus di ruang rapat tertutup. Budaya komunikasi ini diterapkan oleh Kemensetneg melalui Merdeka Lounge, di mana sebagai tempat bersantai juga bisa menjadi meeting spot untuk para pegawai.

Perwakilan Rektor dari STIE Bank BPD Jawa Tengah, Suryakusuma Kholid Hidayatullah, SE., MM., menyampaikan banyak terima kasih kepada Kementerian Sekretariat Negara, karena telah menyambut para mahasiswa dan dosen dari STIE Bank BPD Jawa Tengah dengan hangat.

“Kami datang jauh-jauh dari Semarang, bersyukur bisa berada di lingkungan RI 1 ini. Semoga setelah ini para mahasiswa mendapatkan banyak pengetahuan tentang bagaimana jalannya birokrasi di Kemensetneg”, ujar Surya.

Mengawali diskusi santai ini, Eddy Cahyono Sugiarto selaku Kepala Biro Humas Kemensetneg, mengatakan bahwa kerja sama antara kampus dan Kemensetneg berjalan begitu baik. “Kami membuka ruang sebesar-besarnya kepada kampus di seluruh Indonesia jika ingin mengunjungi Kementerian Sekretariat Negara, sebaliknya kami Kemensetneg memiliki program Setneg Mantul Goes to Campus, terakhir dilaksanakan di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, minggu kemarin”.

Eddy menambahkan peran Kemensetneg masif berkolaborasi dengan kampus ini adalah proses bertransformasi dengan mengedepankan inovasi. “Indonesia Maju” menjadi goals utama dari pemerintah saat ini. Hal urgensi yang dikemukakan Kepala Biro Humas Kemensetneg juga adalah persiapan Indonesia menghadapi KTT ASEAN 2023. Indonesia tahun ini memegang ASEAN Chairmanship, yang tentunya harus didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, termasuk peran akademisi dari berbagai kampus di Indonesia.

Pada sesi diskusi, Gawan, salah satu mahasiswa perwakilan STIE Bank BPD Jawa Tengah, menyampaikan pertanyaan mengenai apakah Kemensetneg ikut dalam pembuatan Peraturan Presiden, serta bagaimana komunikasi politik yang dijalani keduanya. Eddy Cahyono Sugiarto selaku Kepala Biro Humas Kementerian Sekretariat Negara menjawab “Kita adalah supporting unit, pembuatan regulasi tentunya perlu diharmonisasi dan disinkronkan. Untuk Kemensetneg kita memiliki Deputi Bidang Perundang-undangan dan Administrasi Hukum. Bagian ini adalah pintu pertama dan pintu terakhir filtrasi dari tiap regulasi yang dibuat Presiden. Untuk komunikasi politik, kita dan Presiden dan Wakil Presiden berjalan dengan sangat baik,” jelas Eddy.

Menambahkan Eddy, Faisal Fahmi, Pranata Humas Ahli Madya Kemensetneg, menjelaskan Kemensetneg banyak berkolaborasi dengan generasi milenial. Faisal menambahkan, melihat dari pembangunan SDM, bonus demografi, serta berbagai perkembangan digital dibutuhkan anak muda untuk Indonesia, terutama para generasi muda yang menguasai teknologi. “Anak muda harus paham teknologi, jangan banyak termakan hoaks, perbanyak inovasi kerja dan literasi digital,” ujar Faisal.

Selain itu, Faisal menjelaskan contoh nyata dari kolaborasi antara pemerintah dan generasi milenial ini adalah program magang yang diadakan oleh Kemensetneg untuk mahasiswa di seluruh Indonesia. Dari program magang tersebut, mahasiswa dapat merasakan langsung bagaimana menjadi bagian dari Kementerian Sekretariat Negara.

Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan plakat antara Kementerian Sekretariat negara dan STIE Bank BPD Jawa Tengah. Diharapkan setelah ini, akan banyak kampus dalam negeri yang bisa mengedepankan kolaborasi dan inovasi bersama Kementerian Sekretariat Negara.

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
4           8           0           0           0