Sambutan Presiden dalam rangka Dharma Santi Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948/2026 M

 
bagikan berita ke :

Jumat, 17 April 2026
Di baca 28 kali

melalui konferensi video dari Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat


Om swastiastu, 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Namo Buddhaya, 

Salam kebajikan,

Rahayu rahayu,

Salam sejahtera bagi kita sekalian, 

Syalom, 

Salve.

Yang saya hormati dan saya banggakan, Saudara-saudaraku umat Hindu di seluruh tanah air dan di mana pun Saudara berada. 

Sebagai insan yang bertakwa, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan yang Mahabesar, Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Karena atas rahmat dan karunia, kita dapat memperingati Dharma Santi Tahun 2026, Tahun Baru Saka 1948 dalam keadaan sehat dan penuh semangat, kebersamaan dan kedamaian. 

Pada kesempatan yang baik ini, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, mengucapkan selamat merayakan Dharma Santi Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di tanah air. 

Pada kesempatan ini, saya mohon maaf kepada anak-anakku di Bali dan masyarakat Bali seluruhnya, karena saya tidak dapat menghadiri secara langsung, acara Peringatan Dharma Santi Nasional 2026 atau 1948 Saka. 

Dharma Santi adalah momentum untuk saling memaafkan, memperkuat persaudaraan, dan meneguhkan nilai-nilai dharma dalam kehidupan kita. Setelah Nyepi, kita melangkah bersama dalam semangat harmoni, kedamaian, dan persatuan. Nilai “Tat Twam Asi”, hidup saling menghormati dan hidup seimbang, adalah kekuatan bangsa kita.

Kita adalah bangsa besar, bangsa yang rukun dalam keberagaman. Bangsa yang menjunjung tinggi toleransi dan perbedaan. Berbeda, tapi kita satu. Bangsa yang mengedepankan gotong royong, kerja sama, saling mendukung, saling mengasihi. Dan, saya percaya, umat Hindu Indonesia, telah dan akan terus menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni sosial, persatuan nasional, dan terus membangun Indonesia yang adil, makmur, serta berdiri tegak di atas kaki kita sendiri.

Bagi umat Hindu, mari kita selalu meneguhkan dan memegang kuat “Tri Hita Karana”, menjaga hubungan dengan sesama manusia, dengan alam, dan dengan Tuhan. Kita jaga kebersamaan, kita perkuat persatuan nasional, dan mari kita bersama membangun Indonesia yang adil dan makmur.

Terima kasih.

Om santi santi santi om, 

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.