Satgas Percepatan Sosialisasi UUCK Gelar Sosialisasi di Manado, Dorong Pemahaman Legalitas Koperasi dan UMKM serta Prosedur Sertifikasi Halal

 
bagikan berita ke :

Kamis, 27 Oktober 2022
Di baca 283 kali

Satuan Tugas Percepatan Sosialisasi Undang-Undang Cipta Kerja (Satgas UUCK) mengadakan kegiatan Sosialisasi dan Sinkronisasi Aturan Dalam Rangka Implementasi dan Penyempurnaan UUCK dan Aturan Turunannya bersama para pelaku koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Dinas Koperasi Kabupaten dan Kota dari tiga provinsi yakni Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo, dan Provinsi Maluku Utara pada tanggal 27 Oktober 2022 bertempat di Hotel Sintesa Peninsula, Manado.

 

Kegiatan sosialisasi ini dibuka dengan sambutan Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) UUCK, Arief Budimanta yang menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilakukan secara nasional dan bertujuan untuk memberikan gambaran terkini terkait situasi tentang konstruksi UUCK dan manfaatnya khususnya bagi para pelaku koperasi dan UMKM, khususnya di daerah.

 

“Membahas klaster koperasi dan UMKM dirasa penting karena Undang-Undang Cipta Kerja memberikan kemudahan dan perlindungan, serta sebagai bagian dari komitmen pemerintah menjalankan amanah konsititusi. Contoh nyata terdapat di Cilacap, Jawa Tengah. Keberpihakan Pemda Cilacap diwujudkan dengan alih pengelolaan tempat pelelangan ikan yang selama ini dikelola pemda atau swasta sekarang dikelola oleh koperasi sehingga masyarakat dapat berkontribusi dan merasakan dampaknya secara langsung,” ujar Arif yang juga merupakan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi.

 

 

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Provinsi Sulawesi Utara, Ronald Sorongan dalam sambutannya mewakili Gubernur Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan apresiasi atas kontribusi koperasi dan UMKM bagi perekonomian daerah, khususnya Sulawesi Utara. Lebih lanjut beliau juga menyatakan harapannya dari forum ini yang tidak hanya dapat menjadi ajang tukar pikiran untuk menyempurnakan UUCK, namun juga dapat memperkuat implementasi UUCK pada level daerah seperti yang telah dilakukan oleh Provinsi Sulawesi Utara.

 

“Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia berdasarkan data BPS terbaru, hal ini dapat dicapai salah satunya berkat kontribusi koperasi dan UMKM yang telah menjadi penopang ekonomi khususnya selama pandemi. Dengan adanya kegiatan Workshop Sosialisasi UUCK ini diharapkan sinergitas pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan koperasi dan UMKM semakin kuat dengan memberikan informasi, solusi dan rekomendasi demi tercapainya kemajuan daerah disertai komitmen dan konsistensi,” tegas Ronald.

 

Adapun Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM), Henra Saragih dalam sambutannya secara daring menekankan arti pentingnya transformasi legalitas UMKM sehingga dapat lebih optimal dalam berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

 

“Pemerintah saat ini terus mendorong transformasi pelaku UMKM dari informal menjadi formal yang dapat dilakukan melalui OSS atau Online Single Submission sebagai upaya memperkuat kemudahan berusaha sebagaimana diatur dalam UU Cipta Kerja. Hal ini tentu menjadi tugas bagi pemerintah untuk memberikan edukasi dan pemahaman mengenai arti pentingnya legalitas usaha ini kedepannya kepada koperasi dan UMKM karena besarnya kontribusi keduanya terhadap perekonomian Indonesia,” pungkas Henra.