SBY Silaturahmi dengan Habibie

 
bagikan berita ke :

Senin, 11 Juni 2007
Di baca 647 kali

Menurut Mensesneg Hatta Rajasa dalam keterangan persnya usai salat Jumat, saat ini Presiden SBY ingin melakukan revitalisasi terhadap industri strategis nasional.Memang arah industri strategis nasional sudah menunjukkan yang baik, dari segi kemampuan teknologinya maupun kemampuan untuk memenuhi kebutuhan sendiri. "Beberapa industri strategis itu telah memberikan keuntungan,� ujar Hatta.

Revitalisasi, lanjut Hatta, terutama untuk meningkatkan kemampuan sebagai industri pertahanan nasional sekaligus memberi kontribusi bagi kepentingan pembangunan ekonomi. �Habibie memberikan masukan-masukan, mulai dari sejarah pengembangan dari industri strategis itu, yang memang sudah sejak lama ada sudah ada, lalu kemudian pada era Habibie dijadikan semacam suatu industri strategis," Hatta menambahkan.

Langkah revitalisasi yang akan dilakukan, antara lain, meliputi melakukan konsolidasi terhadap industri dirgantara dan industri perkapalan nasional. �Ada PT. PAL, PT. IKI, PT. Koja. Mereka memang harus fokus, yang tidak hanya mampu untuk mengembangkan industri-industri kepentingan pertahanan, tapi juga (memproduksi) kapal-kapal tanker, pelayaran niaga, kapal kargo yang sejalan dengan Intruksi Presiden No.5 tentang pemnberdayaan pelayaran nasional,� Hatta menjelaskan.

Usai silaturahmi dan diskusi, Presiden SBY dan BJ Habibie melakukan salat Jumat bersama di Masjid Baiturrahim di kompleks Istana Kepresidenan. Presiden menyetir sendiri golf car, sementara Habibie, duduk di sampingnya, untuk menuju masjid.

Dalam pertemuan dengan Habibie, Presiden SBY didampingi Menko Perekonomian Boediono, Menhub Jusman Syafii Djamal, Menlu Hassan Wiajuda, Menteri BUMN Sofian Jalil, Menristek Kusmayanto Kadiman, Seskab Sudi Silalahi, Jubir Presiden Andi Mallarangeng. Pertemuan juga dihadiri oleh Dirut PT. PAL Indonesia Adwin Suryohadiprodjo, Dirut PT. PINDAD Budi Santoso, dan Dirut PT. Dirgantara Indonesia Rudi M.Mokobombang.

 

Sumber :
http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2007/06/08/1917.html

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0