Setneg Learning Festival 2026, Dorong Budaya Belajar dan Pengembangan Kompetensi ASN

 
bagikan berita ke :

Senin, 21 September 2026
Di baca 2 kali

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (PPKASN) menyelenggarakan Setneg Learning Festival (SLF) 2026 di Gedung Krida Bhakti, Kemensetneg, Jakarta, Senin (21/09/2026). Mengusung tema “Belajar, Bertumbuh, Berdampak”, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan kompetensi bagi pegawai di lingkungan Kemensetneg.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro membuka secara resmi SLF 2026. Dalam sambutannya, Juri mengapresiasi penyelenggaraan SLF sebagai salah satu upaya Kemensetneg untuk memperkuat budaya belajar dan pengembangan kompetensi.

“Saya mengapresiasi terselenggaranya Setneg Learning Festival 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya Kementerian Sekretariat Negara untuk terus memperkuat budaya belajar dan pengembangan kompetensi,” ujar Juri.

Menurut Wamensesneg, pengembangan kompetensi merupakan bagian penting dalam mewujudkan ASN yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tuntutan perubahan di lingkungan pemerintahan yang semakin dinamis.

“Dinamika birokrasi dan lingkungan kerja yang terus berkembang menuntut setiap pegawai untuk tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan yang relevan, tetapi juga mampu beradaptasi, berkolaborasi, serta menerapkan pembelajaran dalam pelaksanaan tugas,” lanjut Juri.

Juri berharap SLF dapat menjadi ruang bersama bagi pegawai untuk saling belajar dan menginspirasi, serta membawa hasil pembelajaran kembali ke lingkungan kerja masing-masing.

Senada dengan hal tersebut, Deputi Bidang Administrasi Aparatur Nanik Purwanti menyampaikan bahwa Kemensetneg terus mendorong pengembangan kompetensi ASN melalui berbagai program pembelajaran dan pelatihan yang diselenggarakan PPKASN maupun unit-unit kerja di lingkungan Kemensetneg.

“Berdasarkan data sampai dengan Agustus 2026, jumlah pegawai Kemensetneg yang telah mencapai minimal 20 JP pengembangan kompetensi sebanyak 2.498 pegawai dari total 2.979 pegawai atau sebesar 83,85 persen. Capaian tersebut melampaui target capaian Triwulan III sebesar 55 persen,” jelas Nanik.

Menurut Nanik, capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya partisipasi pegawai dalam pengembangan kompetensi.

“Melalui Setneg Learning Festival 2026, kami ingin menghadirkan ruang pembelajaran yang lebih beragam, interaktif, dan membuka lebih banyak kesempatan bagi pegawai untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta praktik baik,” ujar Nanik.

SLF 2026 dilaksanakan pada 21-24 September 2026 secara luring dan daring. Kegiatan ini merupakan pengembangan dari berbagai program pembelajaran yang selama ini diselenggarakan PPKASN dengan mengintegrasikan Setneg Serial Lecture, Setneg Talks, Setneg Library Festival, dan Community of Practice (CoP) dalam satu rangkaian kegiatan.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan Setneg Serial Lecture (SSL) Seri 5 yang mengangkat dua topik, yaitu “Empower to Impact: Mengembangkan Potensi dan Menggerakkan Perubahan Positif” oleh Gusti Kanjeng Ratu Hayu dan “Revive Our Heritage: Menghidupkan Kembali Nilai Budaya dan Memperkuat Identitas Bangsa” oleh Asep Kambali. Kedua topik tersebut memberikan perspektif mengenai pengembangan potensi individu untuk menghasilkan dampak positif, sekaligus pentingnya memahami dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya sebagai bagian dari penguatan identitas bangsa.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Setneg Talks Seri 5 bertema “Dari Studi ke Kontribusi: Kiprah Alumni Tugas Belajar bagi Kemensetneg”. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan pembelajaran dari para alumni tugas belajar dalam mengembangkan kompetensi serta memberikan kontribusi di lingkungan Kemensetneg.

Anugerah Pengembangan Kompetensi Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2026

Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen unit kerja dalam mendukung pengembangan kompetensi pegawai, turut diberikan Anugerah Pengembangan Kompetensi Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2026. Penghargaan ini diberikan kepada unit kerja yang menunjukkan upaya dalam menciptakan lingkungan yang mendorong pembelajaran dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.

Berikut penerima Anugerah Pengembangan Kompetensi Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2026:

Kategori Pemenuhan Kewajiban Pengembangan Kompetensi

  • Terbaik I: Biro Administrasi Pejabat Pemerintahan, Deputi Bidang Administrasi Aparatur;
  • Terbaik II: Istana Kepresidenan Tampaksiring, Sekretariat Presiden;
  • Terbaik III: Biro Keuangan, Sekretariat Kementerian.

Kategori Desentralisasi Pengembangan Kompetensi

  • Terbaik I: Biro Dukungan Aparatur dan Kelembagaan, Deputi Bidang Administrasi, Sekretariat Dukungan Kabinet;
  • Terbaik II: Biro Sumber Daya Manusia, Deputi Bidang Administrasi Aparatur;
  • Terbaik III: Biro Tata Usaha dan Sumber Daya Manusia, Deputi Bidang Administrasi, Sekretariat Wakil Presiden.

Kategori Dukungan Pengembangan Kompetensi Mandiri

  • Terbaik I: Biro Umum, Sekretariat Kementerian;
  • Terbaik II: Biro Pengamanan, Sekretariat Militer Presiden;
  • Terbaik III: Kepala Biro Tata Usaha, Perencanaan, dan Keuangan, Deputi Bidang Administrasi, Sekretariat Presiden.

Kategori Global Exposure

  • Terbaik I: Asisten Deputi Perdagangan dan Perindustrian, Sekretariat Dukungan Kabinet;
  • Terbaik II: Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri, Sekretariat Kementerian;
  • Terbaik III: Pusat Pembinaan Analis Kerja Sama.

Kategori Kualifikasi Pendidikan Pascasarjana

  • Terbaik I: Asisten Deputi Hubungan Luar Negeri dan Pertahanan, Sekretariat Wakil Presiden;
  • Terbaik II: Sekretariat Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus;
  • Terbaik III: Asisten Deputi Ekonomi, Keuangan, dan Transformasi Digital, Sekretariat Wakil Presiden. (NOV/FID/Humas Kemensetneg)
Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0