Siaran Pers: Setneg Mantul Seri 2: SIMPEL, Percepat Pelayanan Perjalanan Dinas Luar Negeri

 
bagikan berita ke :

Selasa, 29 Januari 2019
Di baca 1832 kali

Jakarta, 29 Januari 2019, Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia kali ini mengundang para admin media sosial kementerian/lembaga untuk diskusi santai di Taman Air Mancur Kementerian Sekretariat Negara. Acara yang dikemas dalam program “Setneg Mantul” (Mantap Betul) Seri 2 dalam bentuk bincang-bincang santai ini digelar pukul 08.00 s.d. 10.00 WIB.

 

Diskusi informal di ruang terbuka kali ini mengusung tema “SIMPEL: Inovasi Percepatan Pelayanan Perjalanan Dinas Luar Negeri”. Dengan menitikberatkan pada umpan balik bagi peningkatan kualitas pelayanan publik oleh Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri (Biro KTLN), para pemangku kepentingan dan pengguna layanan memberikan masukan dan membagikan pengalamannya terkait kerja sama teknik luar negeri.

 

Acara Setneg Mantul dibuka oleh Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama. Dalam sambutannya, Setya Utama menyampaikan banyak sekali inovasi di Kemensetneg terutama di bidang sistem informasi. “Jadi Pak Menteri di awal beliau di Kementerian Sekretariat Negara memerintahkan 3 hal, debirokratisasi atau menyederhanakan proses bisnis, digitalisasi untuk mempermudah pekerjaan, dan meningkatkan sumber daya manusia”. Lebih lanjut Setya Utama menyampaikan, SIMPEL tercipta bermula dari kegundahan, untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih cepat kepada pengguna pelayanan.

 

Inovasi KTLN

 

Mukhammad Fahrurozi, Kepala Bagian Kerja Sama Teknik Multilateral dan Organisasi Internasional Non Pemerintah, Biro KTLN menjelaskan bahwa inovasi SIMPEL ini dibuat oleh KTLN untuk memperbaiki mekanisme perizinan agar lebih efektif dan efisien.

 

SIMPEL merupakan aplikasi perizinan online untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam penerbitan surat persetujuan pemerintah atas perjalanan dinas luar negeri (PDLN) yang dilakukan Pejabat Negara, Pejabat Lainnya, PNS, Pegawai BUMN/BUMD, dan Tenaga Indonesia yang ditugaskan oleh Lembaga Negara atau Instansi Pemerintah yang didanai oleh APBN/APBD maupun oleh mitra kerja sama teknik. Dengan kata lain, inovasi Biro KTLN yang satu ini memberikan kemudahan bagi aplikan perjalanan dinas luar negeri untuk mendapatkan surat izin keberangkatan.

 

 

Selain SIMPEL, inovasi KTLN lainnya adalah SIMPRO. Sedikit berbeda, SIMPRO merupakan basis data terintegrasi yang memuat informasi mengenai proyek kerja sama pembangunan antara Pemerintah Indonesia dengan mitra. SIMPRO akan menjadi basis data nasional yang akurat, komprehensif, interaktif, dan dapat diakses oleh publik. Tentu saja, tata kelola kerja sama teknik luar negeri terutama efektifitas dan keberlangsungan program/proyek juga akan semakin lebih baik.

 

Selain itu, Biro KTLN juga berperan dalam membangun sumber daya manusia Indonesia melalui kerja sama teknik luar negeri dalam bentuk beasiswa. Biro KTLN terlibat langsung dalam proses perencanaan, diseminasi informasi, pengadministrasian hibah, hingga tahap evaluasi.

 

Dalam kesempatan kali ini, beberapa penerima manfaat juga diberi kesempatan berbagi pengalaman ketika mereka mendapatkan pelayanan publik dari Biro KTLN. Adi Nuryanto dari Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan SIMPEL ini terasa sekali manfaatnya. “Setelah ada SIMPEL prosesnya menjadi lebih sederhana dan kami cukup melakukan melalui komputer dan aplikasi handphone serta dapat melihat feedbacknya secara langsung,” kata Adi menjelaskan.

 

Terkait dengan beasiswa, Daniel Hunt, Program Director Australia Awards Indonesia (AAI) menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang selama ini telah berjalan antara Pemerintah Australia dengan Biro KTLN dalam penyelenggaraan program beasiswa AAI di Indonesia.

 

Acara Setneg Mantul Seri 2 yang dihadiri sekitar 150 peserta  dari humas kementerian/lembaga, perwakilan dari organisasi internasional, dan penggiat media sosial. dari pegawai Kementerian Sekretariat Negara maupun admin sosial kementerian/lembaga ini berlangsung meriah.

 

Jakarta, 29 Januari 2019

(Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
28           0           0           0           0