Wujudkan Zero Accident

 
bagikan berita ke :

Kamis, 05 Juli 2007
Di baca 679 kali

Demikian dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat meresmikan penggunaan Jalur Ganda KA Tanahabang-Serpong di Stasiun Serpong, Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (4/7 siang.

Karena itu Presiden meminta perawatan KA harus dilakukan secara berkala, jembatan-jembatan dan rel-rel yang sudah tua memerlukan kecermatan dan kesinambungan. "Permasalahan transportasi yang semakin mendesak adalah tuntutan peningkatan keselamatan dan keamanan transportasi di Indonesia," kata Presiden.

Menyusul terjadinya kasus-kasus kecelakaan transportasi kita di waktu yang lalu, Presiden telah membentuk tim evaluasi nasional yang telah merampungkan tugasnya dan sudah memberikan rekomendasi. "Saya berharap apa yang telah ditelaah, dievaluasi, dan direkomendasikan oleh Timnas dapat ditindaklanjuti pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, dan pihak-pihak yang bersangkutan," SBY menambahkan.

Pemerintah ingin mewujudkan zero accident atau setidak-tidaknya meminimalkan terjadinya kecelakaan. "Tentu kita perlu meninjau ulang aspek keselamatan sarana transportasi Indonesia. Kita menyadari bahwa pembangunan infrastruktur transportasi belum mendapatkan perhatian sungguh-sungguh. Akibatnya, keandalan sistem transoprtasi kita menurun dan pelayanan transportasi kita jadi kurang memuaskan. Sejak sekarang kita harus memberikan prioritas perbaikan pada infrastruktur transportasi yang kita miliki. Kita perlu membangun transportasi yang nyaman dan aman bagi jiwa manusia, karena pengguna jasa transportasi semakin hari semakin meningkat. Sistem transportas nasional yang disusun pemerintah merupakan suatu sistem transportasi yang berbasis pada integrasi moda transportasi darat, kereta api, udara, laut dan suatu tatanan yang terpadu," SBY menegaskan.

Secara khusus, Presiden SBY meminta kepada Departemen Perhubungan untuk memberikan perhatian yang sungguh-sungguh kepada upaya peningkatan keselamatan dan keamanan transportasi kereta api sesuai dengan route map keselamatan yang sudah disusun

Hadir dalam peresmian jalur ganda ini, antara lain, Mensesneg Hatta Rajasa, Menhub Djusman Syafii Djamal, Menristek Kusmayanto Kadiman, Menteri PU Djoko Kirmanto, Seskab Sudi Silalahi, Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng serta Ketua Wantimpres Ali Alatas. Usai acara, Presiden dan Ibu Ani mencoba langsung naik kereta api tersebut dari Stasiun Serpong menuju Stasiun Gambir. Dengan tiket seharga Rp 5.ribu, masyarakat bisa naik KRL AC Ekonomi yang melewati Stasiun Serpong, Pondok Ranji, Kebayoran, Palmerah, serta Tanah Abang atau sebaliknya.

 

Sumber:
http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2007/07/04/1984.html
 

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0