Keterangan Pers Presiden RI usai Pertemuan Bilateral dengan Perdana Menteri Jepang
Di Akasaka Palace, Tokyo, Jepang
Yang terhormat Perdana Menteri Takaichi Sanae,
Para menteri dan pejabat tinggi Jepang dan Indonesia yang saya hormati,
Rekan-rekan media yang saya hormati.
Konnichiwa,
Selamat siang,
Good afternoon,
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pertama-tama saya menyampaikan penghargaan yang tinggi, terima kasih kepada Perdana Menteri Takaichi dan Pemerintah Jepang atas sambutan yang begitu hangat dan begitu terhormat, serta undangan yang diberikan kepada saya untuk berkunjung ke Jepang pada musim bunga sakura yang indah ini.
Saya juga sangat terima kasih kemarin saya diterima oleh Sri Baginda Kaisar Naruhito. Dan kembali saya tegaskan komitmen kami untuk memperkuat hubungan antara Jepang dan Indonesia yang memang sudah berjalan lama dan berjalan dengan sangat baik.
Saudara-saudara sekalian,
kunjungan saya ke Jepang di tengah dunia yang penuh tantangan, penuh ketidakpastian, bahkan penuh bahaya. Kami sepakat bahwa baik Jepang dan Indonesia akan berusaha keras untuk meyakinkan semua pihak untuk melakukan deeskalasi. Dan kami pun siap untuk menjadi mediator bila diperlukan dan untuk fasilitasi usaha-usaha deeskalasi dan arah menuju perdamaian.
Kami sangat prihatin dengan keadaan ini. Dan di tengah ketidakpastian itu hubungan baik, kerja sama antara Indonesia dan Jepang adalah contoh kolaborasi yang mengarah dan menjamin stabilitas dan perdamaian di kawasan kita.
Kami tadi membahas banyak masalah di bidang ekonomi, di bidang kerja sama bilateral, di bidang energi, di bidang kelautan, maritim dan perikanan, di bidang keamanan. Dan ini semua menunjukkan trajektori yang positif, yang baik.
Kami, Indonesia, akan bekerja keras untuk mempercepat ratifikasi dan implementasi dari protokol amendemen Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). Saya berharap, dalam waktu cepat, ini bisa kita selesaikan. Kami juga terus mengajak dan membuka diri untuk partisipasi Jepang dalam ekonomi Indonesia, juga kerja sama kemitraan di bidang mineral kritis dan rare earth, juga kami mengundang Jepang partisipasi dalam industrialisasi Indonesia dengan hilirisasi.
Kami juga terbuka untuk kerja sama di bidang energi terbarukan dan energi nuklir. Kami juga akan mendorong Asia Zero Emission Community (AZEC) di mana perusahaan-perusahaan Jepang terlibat di Indonesia dan kami akan mempercepat dan membantu debottlenecking proyek-proyek yang ada, sebagai contoh, Legok Nangka maupun Sarulla.
Juga, kami menyambut baik perusahaan korporasi Jepang, INPEX, yang berinvestasi di proyek gas abadi di Blok Masela. Kita, setelah penundaan yang cukup panjang, kita berharap ini bisa segera terwujud.
Kami juga mengundang Jepang untuk ikut bersama-sama dalam kooperasi, kolaborasi di semua bidang, termasuk yang tadi saya sampaikan, pendidikan, parwisata, dan people-to-people programs.
Saudara-saudara sekalian,
Indonesia dan Jepang berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan hubungan yang sudah berjalan baik ini. Indonesia sangat apresiasi dan terima kasih atas semua bantuan yang diberikan kepada Indonesia dalam pembangunan ekonomi kita. Dan juga kami sangat berterima kasih bahwa pemuda-pemudi kami banyak diberi kesempatan belajar di Jepang, di semua bidang, dan juga banyak tenaga kerja kami juga diizinkan untuk magang di Jepang ini.
Sekali lagi, saya sangat merasa dihormati oleh pemerintah dan oleh bangsa Jepang, dan saya ingin mengundang Yang Mulia Perdana Menteri Jepang, Yang Mulia Takaichi Sanae, untuk berkunjung resmi di Indonesia, kami akan menyambut dengan juga dengan hangat. Juga, kesempatan ini saya sampaikan sebagai sesama politisi, saya ucapkan selamat atas kemenangan Yang Mulia dengan sangat besar dalam pemilihan yang baru saja dilaksanakan di Jepang.
Terima kasih. Terima kasih. Arigatou gozaimasu.