Menelusuri Jejak Yogyakarta dalam Menjaga Kedaulatan Negara melalui Pameran Virtual Arsip Kepresidenan

 
bagikan berita ke :

Kamis, 03 September 2026
Di baca 3 kali

“Jogja telah memberi segala-galanya kepada Republik. Tanpa Jogja, Republik tidak akan ada.”

Pesan Presiden Soekarno tersebut menjadi pengingat akan besarnya peran Yogyakarta dalam perjalanan mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Republik Indonesia.

Semangat tersebut kembali dihadirkan Kementerian Sekretariat Negara melalui Pameran Virtual Arsip Kepresidenan bertema “Yogyakarta dan Kedaulatan Negara” yang berlangsung mulai 3 September hingga 2 Oktober 2026.

Pameran ini mengajak masyarakat menelusuri kembali salah satu periode paling menentukan dalam sejarah Indonesia, ketika Yogyakarta menjadi pusat pemerintahan Republik Indonesia pada masa paling kritis 1946–1949. Dari kota ini, roda pemerintahan tetap berjalan, diplomasi terus dilakukan, dan perjuangan mempertahankan kedaulatan berlangsung di tengah tekanan serta agresi Belanda.

Peran tersebut tidak terlepas dari dukungan Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paku Alam VIII yang turut menjamin keamanan dan keberlangsungan pemerintahan Republik. Perjuangan Yogyakarta kemudian turut mewarnai perjalanan menuju Perjanjian Roem-Royen dan Konferensi Meja Bundar, hingga akhirnya Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Indonesia pada 27 Desember 1949.

Kisah tersebut dihadirkan melalui 16 arsip tekstual dan 54 arsip foto, yang sebagian besar merupakan koleksi Kementerian Sekretariat Negara, khususnya Istana Kepresidenan Yogyakarta. Arsip-arsip ini menjadi bukti autentik untuk menelusuri peran Yogyakarta dalam menjaga keberlangsungan Republik Indonesia, sekaligus memperlihatkan bahwa kemerdekaan diraih tidak hanya melalui perjuangan di medan perang, tetapi juga melalui diplomasi, keteguhan politik, dan dukungan rakyat.

Meski ibu kota kemudian kembali ke Jakarta, Yogyakarta tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan kenegaraan dari masa Presiden Soekarno hingga Presiden Prabowo Subianto. Jejak tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga kedaulatan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu terus diwariskan kepada generasi mendatang.

Mari menelusuri kembali jejak sejarah dan melihat langsung arsip-arsip kepresidenan yang merekam peran Yogyakarta dalam menjaga Republik melalui Pameran Virtual Arsip Kepresidenan “Yogyakarta dan Kedaulatan Negara”.

Kunjungi pameran virtual melalui tautan berikut ini. (Asdep DDAK/DND - Humas Kemensetneg)

 

 

 

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0