Sampaikan Bahasan RAPBN dan RKP TA 2024, Kemensetneg Hadiri Raker dengan Komisi II DPR RI

 
bagikan berita ke :

Selasa, 30 Mei 2023
Di baca 872 kali

Selasa (30/5), Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Setya Utama menghadiri rapat kerja (raker) Komisi II DPR RI  dengan Kemensetneg, Sekretariat Kabinet (Setkab), Kantor Staf Presiden (KSP), dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Raker diselenggarakan di Ruang Rapat Komisi II, Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta Pusat.

Raker yang dibuka oleh Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung memiliki agenda yaitu Pembicaraan Pendahuluan Pembahasan RAPBN TA 2024; Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2024; Evaluasi Pelaksanaan Anggaran tahun 2022; dan lain-lain.

Pada agenda pertama, Setya Utama menyampaikan target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kemensetneg TA 2022 yaitu sebesar Rp404.436.266.000,00 yang terdiri atas PNBP Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), PPK Kemayoran, dan PNBP Lainnya Kemensetneg. Dari target-target PNBP tersebut, per tanggal 31 Desember 2022 penerimaan PNBP melebihi target sebesar 110,36 persen.

"Selanjutnya, untuk Pagu Alokasi Anggaran Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2022 adalah sebesar Rp3.631.309.980.000,00. Selama tahun 2022, Pagu Alokasi Anggaran tersebut telah mengalami beberapa kali penyesuaian," ucap Setya Utama. Pagu Alokasi Anggaran dimaksud digunakan untuk melaksanakan Program Dukungan Manajemen dan Program Penyelenggaraan Layanan kepada Presiden serta Wakil Presiden.

Terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Kemensetneg Tahun 2023 beserta penyesuaiannya, Setya menjelaskan Target dan Pagu Penggunaan PNBP Kemensetneg ditetapkan sebesar Rp436.999.024.000,00 dan hingga 22 Mei 2023, target-target PNBP yang berhasil dicapai sebesar 40,48 persen.


Sementara, terhadap anggaran belanja Kemensetneg tahun 2023, Pagu Alokasi Anggaran Kemensetneg juga mengalami beberapa penyesuaian, termasuk pengalokasian untuk kegiatan persiapan dan penyelenggaraan serta pengamanan penerimaan para kepala negara/pimpinan  organisasi internasional pada KTT ASEAN  ke-42 Tahun 2023 beserta dukungan pelaksanaan tugas fungsi Kemensetneg.

"Kami optimis, dengan kerja keras dan sinergi dengan para pemangku kepentingan, realisasi penerimaan PNBP dan tingkat penyerapan anggaran pada akhir 2023 dapat terus kami tingkatkan, sehingga dapat menjadi lebih baik dibandingkan pada 2022 lalu," kata Setya Utama.

Pembicaraan Pendahuluan Pembahasan RAPBN TA 2024 dan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2024

Berdasarkan Surat Bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS Nomor B.292/M.PPN/D.8/PP.04.02/04/202 dan Menteri Keuangan Nomor S-287/MK.02/2023, Kemensetneg memperoleh Pagu Indikatif sebesar Rp2.650.162.589.000,00 atau kenaikan sebesar 1,55 persen jika dibandingkan dengan Alokasi Anggaran Tahun 2023. Terhadap penetapan Pagu Indikatif tersebut, Kemensetneg juga menyampaikan usulan untuk menyesuaikan alokasi anggaran per program.

Setelah menerima penjelasan dan usulan Pagu Indikatif RAPBN Tahun 2024 dari Kemensetneg, Setkab, KSP, dan juga BPIP, Komisi II DPR RI akan membahas lebih lanjut secara mendalam pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang akan datang. Komisi II DPR RI juga meminta kepada Kemensetneg, Setkab, KSP, dan juga BPIP untuk segera menyampaikan pagu alokasi anggaran tahun 2023 beserta rinciannya sesuai dengan program, kegiatan, dan target serta capaian kinerja kepada Sekretariat Komisi II DPR RI, paling lambat 5 Juni 2023 sebagai bahan pendukung rapat pembahasan RAPBN tahun 2024 yang akan datang. (DEW/YLI-Humas Kemensetneg)

Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0