Wapres Minta Cetak Olahragawan Berprestasi melalui Desain Besar Olahraga Nasional

 
bagikan berita ke :

Sabtu, 22 Januari 2022
Di baca 201 kali

Jakarta, wapresri.go.id – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin turut merasa bangga atas prestasi pembalap muda Indonesia Mario Suryo Aji yang berhasil menembus ajang bergengsi balap motor Moto3 GP Musim 2022. Sebagai wujud dukungannya, ia pun menandatangani helm yang akan dikenakan Mario dan menyebutnya sebagai local hero.

 

“Mario Suryo Aji, satu-satunya pembalap nasional kita yang masuk dalam Moto3 GP musim 2022 yang akan mengikuti berbagai kompetisi di beberapa negara termasuk nanti di Sirkuit Mandalika. Inilah yang oleh banyak pihak disebut sebagai Local Hero,” puji Wapres saat memberikan keterangan pers usai menerima audiensi Mario di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6 Jakarta Pusat, Sabtu (22/01/2022).

 

Selanjutnya, Wapres juga mendoakan dan mendukung agar Mario dapat mencapai prestasi tertingginya dan menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.

 

“Ini salah satu talenta yang dimiliki (Indonesia), karena itu pemerintah akan mendorong terus supaya bisa lebih berprestasi dan menjadi pembalap internasional,” ujarnya.

 

Lebih jauh, Wapres menuturkan bahwa pemerintah sebenarnya telah menyusun program yang disebut sebagai Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk mencetak talenta-talenta olahraga dari berbagai cabang olahraga.

 

“Supaya para olahragawan kita nanti apabila berhasil (berprestasi), hal tersebut bukan karena kebetulan tetapi betul-betul karena di desain (by design),” paparnya.

 

Untuk itu, Wapres berharap ke depan akan banyak anak-anak muda yang berprestasi seperti Mario.

 

“Kita harap ke depannya akan banyak lagi anak-anak kita yang berprestasi. Jadi mengenai penyiapannya sudah ada desainnya dan sudah terkonsep,” ungkapnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Mario menceritakan bahwa dirinya sebelum masuk ke ajang Moto3 telah mengikuti berbagai kejuaraan sejak 2016 mulai dari tingkat Asia selama dua tahun dan kejuaraan Eropa selama tiga tahun terakhir.

 

“Alhamdulillah tahun ini Mario mengikuti full kejuaraan dunia (Moto3) di 16 negara selama 21 putaran,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, ia pun mengungkapkan bahwa dukungan dari pemerintah dan masyarakat semakin memotivasi dirinya untuk memberikan prestasi yang terbaik untuk Indonesia. Termasuk, dirinya berterima kasih atas pembangunan Sirkuit Mandalika.

 

“Kemarin selama tiga hari dari tanggal 17 sampai 20 (Januari 2022) Mario menjalani latihan private di Sirkuit Mandalika. Mario tentunya impresif ada sirkuit seindah itu di negara tercinta kita dan semoga dapat menjadi bahan latihan Mario untuk memberikan hasil terbaik di bulan Maret nanti,” ujarnya.

 

Sebagai informasi, sebelum dikontrak Honda Team Asia (HTA) Jepang untuk berlaga di Moto3 GP 2022, Mario yang kini baru berusia 17 tahun telah melanglang buana mengikuti berbagai kompetisi bergengsi balap motor di tingkat Asia dan Eropa. Diantaranya, Mario mengikuti FIM CEV Repsol Moto3 pada 2019 hingga 2021, Red Bull Rookies Cup pada 2019, serta Asia Talent Cup dan Asia Road Racing pada 2018. (EP/AS-BPMI Setwapres)

Kategori :
Bagaimana pendapat anda mengenai artikel ini?
0           0           0           0           0