Pengarahan Presiden Republik Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah Ketua DPRD Seluruh Indonesia

 
bagikan berita ke :

Sabtu, 18 April 2026
Di baca 45 kali

Di Magelang, Jawa Tengah


Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi,
Salam sejahtera bagi kita sekalian,
Syalom,
Salve,
Om swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam kebajikan.

Yang saya hormati Gubernur Lemhannas Republik Indonesia, Saudara Ace Hasan Syadzily, sebagai penyelenggara beserta jajarannya,
Para Menteri, para Wakil Menteri, dan para Kepala Badan, Panglima TNI, Kapolri, serta seluruh Anggota Kabinet Merah Putih yang hadir,
Ketua Asosiasi DPRD Provinsi sekaligus Ketua DPRD Jawa Barat, Saudara Buky Wibawa Karya Guna,
Ketua Asosiasi DPRD Kota sekaligus Ketua DPRD Kota Salatiga, Saudara Dance Ishak Palit,
Ketua Asosiasi DPRD Kabupaten sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, Saudara Siswanto,
Gubernur Jawa Tengah, Komisaris Jenderal Polisi Purnawirawan Ahmad Luthfi,
Yang saya hormati dan saya banggakan, seluruh Ketua DPRD Tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota dari seluruh Indonesia yang hadir pada hari ini, yang tidak saya sebut namanya satu per satu tanpa mengurangi rasa hormat, karena memang banyak sekali kalau disebut satu-satu,
Tentunya Wali Kota Magelang yang saya hormati, hadir di sini.

Saudara-saudara,
tentunya sebagai insan yang bertakwa, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah Swt., bagi umat Islam, Tuhan Maha Besar, Tuhan Mahakuasa, yang memiliki sekalian alam. Hanya kepada-Nya lah kita berdoa dan hanya kepada-Nya lah kita memohon pertolongan. Kita bersyukur atas segala karunia, kebaikan, kedamaian yang masih diberikan kepada kita sebagai bangsa, atas kesehatan yang masih diberikan kepada kita sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang bersejarah ini, di Lembah Tidar, untuk menghadiri suatu acara yang penting bagi kita semua, yaitu Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah Ketua DPRD Seluruh Indonesia.

Saudara-saudara sekalian,
waktu saya diminta hadir dan saya diberitahu tentang acara ini, ada juga sebagian staf saya yang menyarankan, "Pak, bisa diwakili Pak. Tidak usah Bapak langsung," tetapi setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD dari seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung.

Saudara-saudara sekalian,
hari ini saya ingin bicara sebagai anak bangsa, sama dengan saudara-saudara sekalian. Kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, mungkin yang jelas daerah yang berbeda-beda, suku yang berbeda-beda. Kita berasal dari mungkin latar belakang pendidikan yang berbeda-beda, profesi yang berbeda-beda, partai politik yang berbeda-beda. Sebagai anak bangsa, hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati. Saya ingin bicara apa adanya. Mungkin kalau saya bicara nanti mungkin ada yang kurang berkenan, mungkin ada yang tersinggung, ada yang sedih, tapi saya berpendapat sebagai anak bangsa, sebagai patriot, karena saya datang ke sini, saya jumpa Saudara-saudara dengan satu peranggapan, bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot. Saya berperanggapan, saya juga ke sini dengan peranggapan bahwa kita cinta tanah air kita, kita cinta bangsa kita, kita cinta rakyat kita. Itu peranggapan saya.

Kalau memang demikian, kalau memang peranggapan saya itu benar Saudara ada di sini sebagai anak bangsa, kalau memang benar yang disampaikan oleh Gubernur Lemhannas tadi bahwa Saudara-saudara antusias untuk menunggu pengarahan saya, berarti memang saya harus bicara apa adanya.

(Pertemuan dilanjutkan secara tertutup)