Keterangan Pers Presiden usai Peninjauan Wilayah Terdampak Bencana Banjir di Aceh dan Sumatera Utara
Wartawan:
Hasil peninjauan selama dua hari ini, Pak?
Presiden RI Prabowo Subianto:
Ya, saya lihat keadaan terkendali. Saya cek terus. Di sana sini memang keadaan alam, keadaan fisik, ada keterlambatan sedikit, tapi saya cek semua ke tempat pengungsi, kondisi mereka baik, pelayanan kepada mereka baik, suplai pangan cukup.
Di tempat yang paling terisolasi, Takengon, kita kerja keras terus untuk membuka jalan. Bener Meriah juga, saya kira sudah, jembatan sudah, sudah berfungsi, ya? Jembatan sudah berfungsi. Saya kemarin dari Takengon, Bener Meriah, Tamiang. Saya ke Tamiang, Tamiang juga sudah tembus, saya kira dari sini.
Jadi, saya ucapkan terima kasih kepada semua petugas. Luar biasa pekerjaan mereka. Ya, pasti masalah listrik ya ada, tidak secepat yang kita harapkan karena kondisi fisik dan kondisi-kondisi alam yang masih kita harus atasi. Menara-menara itu sangat berat.
Kemudian ada kendala-kendala, sebagian masih banjir, sehingga kabel-kabel tidak bisa tembus tapi, insyaallah kita harapkan, ya mungkin satu minggu mudah-mudahan, ya. Tapi jangan kita terlalu berharap, semua bisa sekejap. Saya sudah katakan berkali-kali, saya tidak punya tongkat Nabi Musa, tapi semua bekerja keras.
Saya kira itu dari saya, ya, terima kasih.
Wartawan:
Pak, support moral yang Bapak berikan bagaimana, Pak? Support moral yang diberikan?
Presiden RI Prabowo Subianto:
Tanggapan rakyat? Saya kira rakyat masih tegar, masih sabar. Saya disambut dengan sangat baik, dan kita sudah rencanakan alokasi perumahan dan sebagainya.
Wartawan:
Soal tersangka pembalakan liar bagaimana, Pak? Kemarin Pak Kapolri bilang sudah ada pengungkapan?
Presiden RI Prabowo Subianto:
Kita akan, justru saya mau tertibkan semua itu, pembalakan liar akan kita tertibkan. Sudah kita mulai tertibkan, ya.
Wartawan:
Pak, mitigasi Nataru (Natal dan tahun baru), Pak. Mitigasi bencana jelang Nataru ini, Pak?
Presiden RI Prabowo Subianto:
Ya, kita rencanakan dengan baik semuanya.
Wartawan:
Terima kasih, Pak.